KKP Nyatakan Perang dengan Penyelundup Benur, Ini Alasannya

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 28 Februari 2021 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 320 2369609 kkp-nyatakan-perang-dengan-penyelundup-benur-ini-alasannya-WqcFRiToXZ.jpg Lobster (Reuters)

JAKARTA - Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan "perang" dengan praktik ilegal penyelundupan benih bening lobster (BBL). Hal ini menindaklanjuti pertemuan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut terkait keprihatinan atas masih ditemukannya penyelundupan tersebut.

"Kami telah menerima arahan. Intinya kami akan tindak tegas penyelundup BBL ini. Tanpa kompromi," ujar Plt Dirjen PSDKP yang juga menjabat sebagai Sekjen KKP, Antam Novambar di Jakarta, Minggu (28/2/2021).

 Baca juga: Upaya Menko Luhut Kurangi 70% Sampah Plastik ke Laut

Diakuinya, penyelundupan melalui jalur laut termasuk yang sulit diungkap sehingga sinergi bersama TNI AL diyakini membuat pengawasan semakin kuat. Antam memastikan, tim patroli siap menindak tegas penyelundup benur.

"Jadi yang paling licin ini penyelundupan melalui laut, untuk mengangkut BBLnya diselundupkan melalui Singapore. Kami akan kejar dan tangkap. Kalau melawan akan kami laksanakan tindakan tegas terukur. Bila terpaksa akan kami lumpuhkan," ungkap Antam.

 Baca juga: Lumbung Ikan Nasional, Trenggono: Harus Dipikirkan Tarik Investor

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP-KKP, Pung Nugroho Saksono menyatakan siap melaksanakan arahan Menteri Trenggono. Sejalan dengan itu, pengawasan oleh tim patroli PSDKP juga akan digencarkan.

"Kami telah teruskan arahan pimpinan kepada seluruh armada Kapal Pengawas Perikanan. Bersama TNI AL dan aparat terkait lainnya kami akan melaksanakan tindakan tegas dan terukur termasuk salah satunya melumpuhkan di tempat bagi penyelundup melalui jalur laut," tutur dia.

Selain TNI AL, sinergi juga sudah terjalin bersama Kepolisian. Terbaru, operasi gabungan PSDKP dan Polri di Pandeglang, Banten berhasil menangkap pengepul yang ditengarai sebagai salah satu jaringan penyelundupan benur. Sebanyak 4.153 ekor benur yang akan diselundupkan berhasil diamankan aparat gabungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini