Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Budidaya Bawang Merah, Yuk Simak Tipsnya

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 03 Maret 2021 |10:58 WIB
Cara Budidaya Bawang Merah, Yuk Simak Tipsnya
Bawang Merah (Foto: Okezone.com)
A
A
A

5. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)

Tiga belas jenis hama dan penyakit yang diketahui menyerang tanaman bawang merah, di antaranya adalah Liriomyza chinensis, Thrips tabaci, Alternaria porii, Fusarium sp., antraknos dan lain-lain. Kehilangan hasil karena serangan OPT sekitar 26 hingga 32%.

Pengendalian dengan menggunakan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) seperti pengendalian secara kultur teknis, antara lain pemupukan berimbang, penggunaan varietas tahan OPT, dan penggunaan musuh alami atau parasitoid, predator dan patogen serangga. Kemudian pengendalian secara mekanik, yaitu dengan pembutitan atau pemotongan daun yang sakit atau terdapat kelompok telur Spodoptera exigua, dan penggunaan jaring kelambu, penggunaan berbagai jenis perangkap atau feromon seks, perangkap kuning, perangkap lampu dan lain-lain.

Kemudian penggunaan bio–pestisida. Lalu ada juga penggunaan pestisida selektif berdasarkan ambang pengendalian, dengan memperhatikan pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya.

6. Panen dan Pascapanen

Bawang merah dapat dipanen setelah umurnya cukup tua, biasanya pada umur 60 hingga 70 hari. Tanaman bawang merah dipanen setelah terlihat tanda-tanda berupa leher batang 60% lunak, tanaman rebah dan daun menguning.

Produksi umbi kering mencapai 6 hingga 25 ton per ha. Pemanenan sebaiknya dilaksanakan pada keadaan tanah kering dan cuaca yang cerah untuk mencegah serangan penyakit busuk umbi di gudang.

Bawang merah yang telah dipanen kemudian diikat pada batangnya untuk mempermudah penanganan. Selanjutnya umbi dijemur sampai cukup kering sekitar 1 hingga 2 minggu di bawah sinar matahari langsung, diikuti dengan pengelompokan menurut kualitas umbi.

Pengeringan juga dapat dilakukan dengan alat pengering khusus sampai mencapai kadar air kurang lebih 80%. Jika tidak langsung dijual, umbi disimpan dengan cara menggantungkan ikatan bawang merah di gudang khusus, pada suhu 25 sampai 30 derajat celcius dan kelembaban rendah atau kurang lebih 60-80%.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement