Jokowi Benci Produk Asing, Pedagang Keluhkan Banjirnya Barang Impor di E-Commerce

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 320 2373063 jokowi-benci-produk-asing-pedagang-keluhkan-banjirnya-barang-impor-di-e-commerce-imBOmGN6jd.png Pedagang soal Ajakan Benci Produk Asing (Foto: Aditya/iNews)

BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan benci produk luar negeri atau asing. Jokowi pun mengajak seluruh pihak untuk menggaungkan cinta produk dalam negeri.

Salah satu pedagang di Pasar Jatiasih Bekasi, Saka menyambut baik apa yang disampaikan Jokowi. Menurutnya, dengan adanya ajakan tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian dalam negeri.

"Bagus lah Presiden mengajak kita untuk mencintai produk dalam negeri, tujuannya pasti untuk mengembangkan ekonomi khususnya dalam negeri, tentu saja itu harusnya masyarakat optimis dengan ajakan seperti itu," ujar Saka kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Benci Produk Asing, Jokowi: Gitu Aja Ramai 

Terkait praktik perdagangan digital yang didominasi barang-barang impor, Saka menyoroti adanya persoalan harga yang berbeda dengan penjual tradisional, di mana yang berdagang melalui digital bisa menjajakan barang dengan harga terjangkau. Sementara itu, produk dalam negeri media memasarkannya masih sedikit.

"Tentu saja dampaknya sangat terasa buat pedagang-pedagang tradisional terutama produk-produk lokal, jadi ada baiknya dievaluasi tentang bea masuk agar harganya bisa bersaing antara produk dari luar dan produk lokal," kata dia.

Dia juga berharap dengan adanya ajakan untuk menggaungkan cinta produk dalam negeri dan benci produk luar negeri bisa membangkitkan gairah perekonomian di pasar tradisional.

"Harapannya bisa membangkitkan gairah ekonomi di pasar tradisional khususnya produk-produk dalam negeri. Ajakan ini harus sama-sama kita dukung dan laksanakan," ucapnya.

Sebelumnya, menurut Jokowi langkah ini perlu digaungkan terus menerus agar masyarakat Indonesia cinta dengan produk dalam negeri.

Jokowi juga menyoroti praktik perdagangan digital yang tidak adil karena didominasi barang-barang impor. Selain itu, Jokowi meminta agar produk-produk lokal, terutama UMKM diberikan tempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini