Mengintip Rencana Waskita Jual Tol Lewat LPI

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 320 2374338 mengintip-rencana-waskita-jual-tol-lewat-lpi-YQlSRZL9GV.jpg Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau sovereign Wealth Fund (SWF) diyakini sangat membantu BUMN dalam pengembang infrastruktur dengan melakukan asset recycle. Hal ini dikarenakan LPI berperan sebagai investor yang akan mengambil alih proyek investasi yang telah beroperasi seperti jalan tol, bandara, dan Pelabuhan yang saat ini dimiliki oleh BUMN.

"Dengan begitu BUMN akan kembali memiliki kapasitas baru khususnya keuangan untuk mendanai pembangunan proyek infrastruktur lainnya," ujar Direktur Keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Taufik Hendra Kusuma, dalam Webinar bersama wartawan BUMN, Senin (8/3/2021).

Baca Juga: Waskita Berencana Jual 9 Ruas Tol, Jasa Marga Minat Enggak?

Dalan proses investasinya, perseroan berharap akan melepas saham jalan tol yang saat ini dimiliki oleh anak usaha Waskita yaitu PT Waskita Toll Road. Saat ini Waskita mempunyai kepemilikan pada 17 ruas di Pulau Jawa dan Sumatera dimana 12 telah beroperasi, baik secara penuh maupun parsial.

Sejak akhir tahun lalu, Taufik katakan, manajemen Waskita telah melakukan diskusi intensif secara informal dengan tim dari INA.

"Dengan telah dilantiknya pengurus dari INA, Waskita berharap proses tersebut dapat segera berlanjut ke tahap berikutnya dan transaksi divestasi beberapa ruas tol kepada INA dapat terlaksana paling lambat Semester 2 tahun ini," katanya.

Baca Juga: Waskita Toll Road Jual 20% Saham di Tol Semarang-Batang

Manajemen menilai, skema asset recycle diharapkan berupa skema jual beli tunai. Selain itu, saat ini pemerintah sedang fokus untuk meningkatkan pembangunan bendungan dan infrastruktur air di Indonesia.

Senada, PT Hutama Karya (Persero) juga menyambut positif pembentukan LPI yang memiliki kapasitas keuangan yang besar sehingga dapat menjadi salah satu alternatif solusi pembiayaan dalam menyelesaikan penugasan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Plt EVP of Corporate Secretary Hutama Karya Tjahjo Purnomo berharap kehadiran LPI akan meningkatkan kualitas infrastruktur di Indonesia khususnya di Pulau Sumatera.

"Hutama Karya telah mengoperasikan dua ruas tol di Jakarta dan tujuh ruas tol di Pulau Sumatera dengan tingkat IRR yang positif serta lalu lintas harian yang baik sehingga menjadikan aset konsesi tol tersebut cukup menarik untuk ditawarkan kepada LPI," ujar dia.

Tjahjo mengatakan Hutama Karya siap untuk menawarkan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang dikelola kepada Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Kata Tjahjo, skema yang ditawarkan dalam bentuk divestasi atau pengalihan konsesi untuk jangka waktu tertentu. "Dana yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk membangun ruas tol baru di Sumatera," tutur Tjahjo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini