Ekonomi RI Berbentuk V, Menko Airlangga: Tanda Sudah Recovery

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 320 2374897 ekonomi-ri-berbentuk-v-menko-airlangga-tanda-sudah-recovery-u19YLmHgmv.jpg Ekonomi RI Mulai Pulih. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Ekonomi Indonesia berbentuk Kurva V. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi tajam dan cepat, setelah mengalami kontraksi yang dalam.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, Kurva V adalah skenario pemulihan ekonomi yang terbaik setelah mengalami resesi. Kurva ekonomi lainnya berbentuk L, W, U, dan J.

Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Tiba, Ekonomi RI Cepat Pulih

"Trennya kita lihat di chart-nya sudah V-shape, jadi seperti huruf V. Pada saat kita krisis tahun 1998, shape-nya itu kan seperti huruf U. Tapi beberapa negara lain L, tidak balik-balik. Kalau sekarang kelihatan V-shape karena IHSG dan kurs rRpiah Januari tahun lalu dan Januari tahun ini sudah recovery, sehingga itu tanda-tanda yang kita lihat,” kata Airlangga dalam video virtual, Selasa (9/3/2021).

Kata dia, Pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp176,3 triliun dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021. Alokasi anggaran tahun ini naik dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang mencapai Rp63,51 triliun.

Baca Juga: PPKM Mikro Dikomandoi Airlangga, DPR: Terbukti Sukses Turunkan Kasus Covid-19!

"Dari sektor kesehatan, anggaran kesehatan itu dibandingkan tahun lalu yang di PEN naik 300%," bebernya.

Dia melanjutkan anggaran yang naok digunakan untuk menangani pandemi covid-19 dari sisi kesehatan. Misalnya saja untuk peningkatan testing dan tracing, serta program vaksinasi yang telah dimulai sejak pertengahan Januari lalu.

"Dengan naik 300% berarti terkait dengan testing, tracing, kemudian therapeutic (antara lain biaya perawatan), vaksinasi itu sudah dimasukan," ungkapnya.

Jika dirinci, anggaran kesehatan terdiri dari diagnostik testing dan tracing Rp9,91 triliun, biaya perawatan Rp61,94 triliun, program vaksinasi Rp58,18 triliun, insentif pajak kesehatan Rp18,61 triliun, serta penanganan lainnya Rp27,67 triliun.

Sementara secara keseluruhan, anggaran program PEN 2021 dialokasikan Rp699,43 triliun atau meningkat 21% dari realisasi tahun lalu yang sebesar Rp579,78 triliun. Selain kesehatan, anggaran PEN digunakan untuk mendukung empat sektor lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini