7 BUMN Kolaborasi, Sandiaga hingga Budi Karya Yakin Pariwisata Cepat Pulih

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 20:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 320 2375837 7-bumn-kolaborasi-sandiaga-hingga-budi-karya-yakin-pariwisata-cepat-pulih-JigsucNN6m.jpg Penerbangan (Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir. Di mana, mendukung perbaikan iklim bisnis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dukungan tersebut dilakukan melalui mengsinerjikan tujuh perseroan negara melaui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pemulihan pariwisata. Sandi menilai MoU itu akan mendukung value creation berbasis allignment of interest.

Baca juga: Ketua DPD RI Berharap Agrowisata Kelengkeng Borobudur Bisa Diterapkan di Daerah Lain

"Saya menyebut ini sebagai value creation berbasis allignment of interest yang fokus pada sektor pariwisata dan saya yakin dengan Kementerian BUMN yang dipimpin Pak Erick, inovasi, kolaborasi dan adaptasi ini dapat dihadirkan dalam bentuk holding. Saya ingin penggabungan ini tidak hanya langkah korporasi saja tetapi juga menginspirasi bagi bangsa ini," ujar Sandiaga Rabu (10/3/2021).

Senada, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menyatakan bahwa dirinya memberikan dukungan yang maksimal pada kolaborasi ini.

Baca juga: UEA Investasi Rp7 Triliun, Aceh Bakal Kebanjiran Turis Arab

"Saya sangat mendukung momen-momen ini karena saya lihat idenya sangat bagus dan Insya Allah ini akan memberikan kita kemudahan-kemudahan, khususnya melakukan suatu sinergi dan kita bisa mendukung pariwisata menjadi andalan nasional," kata Budi.

Konektivitas transportasi diupayakan untuk mempermudah aksesibilitas apalagi untuk kepentingan pariwisata dan untuk UMKM. "Sehingga saya berusaha untuk memberikan dukungan yang maksimal pada penggabungan ini melalui upaya mewujudkan sistem transportasi yang baik," kata dia.

Adapun perseroan yang dimaksud adalah PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai operator bandara, PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai operator maskapai Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan pariwisata.

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) selaku pengelola Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, PT Hotel Indonesia Indonesia Natour (Persero) yang merupakan travel management dan operator jaringan hotel, serta PT Sarinah (Persero) yang memiliki bidang usaha ritel, properti, ekspor, impor dan distribusi.

Ketujuh BUMN akan merumuskan program-program strategis dalam pengembangan pariwisata. Erick menyebut, langkah tersebut merupakan inisiatif yang baik sesuai Key Performance Indicators (KPI) yang diberikan kepada para direksi dan komisaris BUMN tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini