Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal, Hati-Hati Ya

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 622 2375479 ciri-ciri-pinjaman-online-ilegal-hati-hati-ya-pSF3BMTq8u.jpg Fintech Indonesia Kian Berkembang. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Ciri-ciri pinjaman online ilegal harus dipahami masyarakat. Apalagi pinjaman online saat ini sudah menjadi alternatif pembiayaan yang bisa dilakukan masyarakat.

Semakin digandrungi, muncul banyak modus kejahatan berbentuk pinjaman online ilegal yang dapat merugikan masyarakat yang kurang berhati-hati.

Baca Juga: Cara Mudah Sisihkan Gaji untuk Menabung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis tips kenali ciri-ciri pinjaman online ilegal di Instagram @ojkindonesia, dilansir pada Rabu (10/3/2021). Kenali ciri-cirinya agar tidak salah pilih pinjaman online berikut ini.

Pertama, pinjaman online ilegal tidak memiliki legalitas atau tidak memiliki izin resmi dari OJK.

Kedua, pinjaman online ilegal biasanya menerapkan bunga, denda, serta biaya lainnya dengan besaran yang sangat tinggi, bahkan tidak dijelaskan di dalam perjanjian.

Baca Juga: Investor Pemula, Pahami Dulu Hal Ini agar Sukses Berinvestasi

Ketiga, ketika menagih pembayaran, pinjaman online ilegal melakukannya dengan tidak beretika. Misalnya penagihan dibalut dengan ancaman dan kata-kata kasar yang dilakukan oleh penagih yang tidak memiliki sertifikat penagihan.

Keempat, pinjaman online ilegal kerap mengakses data peminjamnya secara berlebihan, tidak hanya kamera, mikrofon, dan lokasi sebagaimana akses-akses yang disetujui OJK.

Kelima, pengaduan dari konsumen atau peminjam tidak akan ditangani karena pinjaman online ilegal ini tidak memiliki layanan pengaduan. Pengaduan bisa dilakukan kepada polisi atau Satgas Waspada Investasi, tidak seperti pinjaman online umumnya yang ditangani oleh OJK dan AFPI.

Keenam, kantor fintech lending ilegal tidak memiliki lokasi yang jelas, bahkan tidak diketahui dan biasanya terletak di luar negeri yang membuat kasus sulit diselesaikan.

Terakhir, pinjaman online ilegal sering menggunakan SMS spam untuk menawarkan produk. Berbeda dengan pinjaman online legal yang dilarang menawarkan melalui sarana komunikasi pribadi tanpa izin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini