Wapres: Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia Alami Lompatan Besar

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 320 2376536 wapres-ekonomi-dan-keuangan-syariah-indonesia-alami-lompatan-besar-IfGWeRvxgq.jpg Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Industri ekonomi dan keuangan syariah kini mengarah kepada tren kenaikan. Tak terkecuali juga bagi Indonesia yang menjadi salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, Indonesia mengalami lompatan yang cukup besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Hal ini dibuktikan dengan peringkat yang dirilis oleh State of The Global Islamic Economic Report yang terus mengalami kenaikan.

“Indonesia sendiri mengalami lompatan yang cukup besar,” ujarnya dalam acara Webinar Forum Nasional Keuangan Syariah, Jumat (12/3/2021).

Baca Juga: Ekonomi Syariah Global Berkembang Pesat termasuk di Negara Non Muslim 

Ma’ruf Amin menjelaskan, pada 2018 Indonesia masih berada di peringkat 10 dunia bidang ekonomi dan keuangan syariah. Satu tahun berselang, posisi Indonesia naik 5 tingkat menjadi di posisi 5 di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

“Dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, tahun 2018 kita masih berada di posisi ke 10 dunia di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Kemudian naik ke peringkat 5 pada tahun 2019, tahun 2020 berdasarkan laporan dari State of The Global Islamic Economic Report Indonesia berada di posisi ke 4,” jelasnya.

Kini, Indonesia mengincar untuk menjadi negara dengan ekonomi dan keuangan terbesar di dunia. Berbagai kebijakan pro ekonomi syariah terus dikembangkan oleh pemerintah demi mewujdukan target tersebtu.

“Dengan target di tahun-tahun mendatang Indonesia akan menjadi negara terbesar dalam ekonomi dan keuangan syariah,” kata Ma’ruf.

Apalagi, Indonesia sendiri memiliki potensi yang sangat besar dengan jumlah penduduk muslimnyanh mencapai 12 juta orang. Belum lagi kelompok masyarakat menengah di Indonesia juga yang terus tumbuh.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai hal tersebut karena didukung oleh masyarakat muslim yang besar yaitu lebih dari 12 juta orang. Kelompok masyarakat menengah yang terus tumbuh dan jumlah generasi besar muslim yang semakin besar,” kaya Ma’ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini