Share

Laba Anjlok, Ini Penjelasan PTPP

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 278 2380622 laba-anjlok-ini-penjelasan-ptpp-bBLOFofKLK.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT PP (Persero) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp15,83 triliun pada 2020. Sementara untuk laba bersih, perseroan berhasil meraup Rp266 Miliar di tahun 2020 dengan realisasi laba bersih per saham atau earning per share (EPS) di tahun ini sebesar Rp21.

Sementara itu, Beban Pokok Pendapatan Perseroan dibukukan sebesar Rp13,65 triliun atau turun 32,5% dari tahun 2019 sebesar yang sebesar Rp20,25. Sehingga Perseroan masih mengantongi laba kota sebesar Rp2,17 Triliun dengan kenaikan marjin laba kotor sekitar 13,73%.

Baca Juga: PTPP Catatkan Kontrak Baru Rp17,42 Triliun

Kenaikan marjin Laba Kotor Perseroan di tahun ini sebagian besar didominasi oleh proyek-proyek yang berada pada tahap pekerjaan cut dan fill seperti Kawasan Industri Terpadu Batang dan Jalan Tol Semarang Demak. Di akhir tahun 2020, Perseroan mencatatkan Aset sebesar Rp. 53,47 Triliun.

Corporate Secretary PT PP Yuyus Juarsa mengatakan, pencapaian kinerja keuangan ini cukup baik. Sebab, meskipun di tengah pandemi covid-19, perseroan masih bisa mencatatkan kinerja yang cukup positif.

Baca Juga: PTPP Catatkan Kontrak Baru Rp10 Triliun

“Pencapaian kinerja keuangan ini terjadi karena dampak pandemic Covid-19 yang mewabah di Indonesia maupun seluruh dunia sejak awal tahun 2020. Akibat pandemic tersebut, terdapat beberapa tender proyek yang telah diikuti oleh Perseroan harus ditunda oleh pemilik proyek akibat adanya perubahan alokasi anggaran,” ujarnya dalam keteranganya, Jumat (19/3/2021).

Sebelumnya di awal tahun 2020, perseroan sebenarnya sangat optimis dengan menetapkan target kinerja perusahaan bertumbuh dibandingkan realisasi kinerja keuangan di tahun 2019. Namun, akibat merebaknya wabah pandemic covid-19, perseroan ikut terkena dampaknya.

“Maka Perseroan melakukan penyesuaian atau revisi target kinerja perusahaan tahun 2020. Perseroan menilai hasil kinerja keuangan tahun 2020 ini telah sesuai dengan revisi target kinerja bahkan pencapaian kinerja tersebut melebihi target yang telah direvisi,” ucapnya.

Sementara untuk tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha dan laba bersih sekitar 40% dan 50% pada tahun ini. Dengan melakukan penyusunan strategi perusahaan untuk jangka pendek dan menengah, Perseroan berharap dapat mencapai target perusahaan di tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini