Selain mendukung kebutuhan air irigasi di Provinsi Lampung, selesainya Bendungan Way Sekampung juga dapat dimanfaatkan sebagai penyedia air baku untuk Kota Bandar Lampung, Kota Metro dan Kabupaten Lampung Selatan sebesar 2.482 liter/detik, potensi tenaga listrik sebesar 5,4 MW, mereduksi banjir sebesar 185 m3/detik serta menjadi objek wisata di Kabupaten Pringsewu.
"Untuk air baku akan kita laksanakan secara bertahap, saat ini eksisting di Kabupaten Pringsewu air baku yang sudah terpenuhi sebesar 200 liter/detik. Total kebutuhan ke depan 2.250 liter/detik untuk Kabupaten Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Beranti dan Metro. Saat ini sedang pelaksanaan 800 liter/detik untuk Kota Bandar Lampung," terang Jarot.
Pembangunan Bendungan Way Sekampung dibagi menjadi empat paket pekerjaan dengan kontraktor masing-masing paket satu dikerjakan oleh kontraktor PT. PP-PT. Ashfri (KSO), paket dua oleh PT. Waskita Karya - PT. Adhi Karya (KSO), paket tiga PT. PP-PT. Ashfri (KSO), dan paket empat PT. Waskita Karya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.