Sri Mulyani Tarik Utang Rp273 Triliun, Naik 135%

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 320 2382656 sri-mulyani-tarik-utang-rp273-triliun-naik-135-ZOWXbdcXFA.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa pemerintah sudah menarik utang sebesar Rp273 triliun per akhir Februari 2021. Angka ini meningkat 135,4% jika dibandingkan realisasi Februari tahun lalu (yoy) sebesar Rp116 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa besarnya realisasi anggaran pembiayaan sejalan dengan melebarnya defisit APBN yang ditetapkan 5,7% atau setara Rp1.006,4 triliun pada tahun 2021.

Baca Juga: Utang Pemerintah Tembus Rp6.361 Triliun, 2,4 Kali Kekayaan Bezos

"Defisit APBN kita dan realisasi pembiayaan kita Rp273 triliun, di mana penerbitan SBN secara neto Rp271,4 triliun. Itu melonjak tinggi karena kenaikan defisit," kata Sri dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Sementara untuk pinjaman neto, dia mencatat terjadi penurunan yang cukup dalam yaitu 22,4% atau setara Rp 1,6 triliun. Untuk pembiayaan investasi pun masih nihil, begitu juga dengan pemberian pinjaman, kewajiban penjaminan dan pembiayaan lainnya yang sampai akhir Februari 2021.

Baca Juga: 5 Fakta Utang Luar Negeri RI Bengkak Jadi Rp6.058 Triliun

"Sehingga untuk Rp273 triliun mayoritas berasal dari penerbitan SBN neto kita, pembiayaan utang ini 91,5% dari target untuk issues kuartal I. Jadi semua on track meskipun tadi kita lihat dari sisi volatilitas market mungkin kita harus jaga," pungkas Sri.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini