Gubernur BI: Yuk Belanja agar Ekonomi Pulih

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 320 2383787 gubernur-bi-yuk-belanja-agar-ekonomi-pulih-XChxezfMjF.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengajak masyarakat mulai meningkatkan konsumi agar ekonomi Indonesia cepat pulih. Berdasarkan catatannya, sudah ada keberhasilan dari program stimulus DP 0% untuk properti yang sudah digulirkan sejak beberapa waktu lalu. Dampaknya disebut mampu memancing pertumbuhan untuk kredit sektor properti.

Baca Juga: Kerangka Ekonomi Makro 2021, Dipersiapkan untuk Pemulihan

"Kredit dan penjualan properti naik bukan hanya tipe di bawah 21 tapi juga yang menengah atas. Masyarakat mampu mulai beli apartemen dan perumahan. Jadi yuk belanja agar ekonomi pulih," kata Perry dalam streaming acara Temu Stakeholders Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta (25/3/2021).

BI mencatat mulai ada kenaikan penjualan dan kredit properti. Sektor properti mulai membaik ditopang oleh meningkatnya penjualan rumah, khususnya tipe menengah oleh pembeli dengan tujuan investasi.

Baca Juga: Wamenkeu: Indonesia Butuh Rp2.750 Triliun untuk Pulihkan Ekonomi

Berdasarkan survei BI, sebagian besar pembelian dilakukan menggunakan pinjaman dari bank dengan porsi mencapai 75,31%. Sementara pertumbuhan kredit properti meningkat dari 1,54% (yoy) pada September 2020 menjadi 3,01% (YoY) pada Januari 2021.

Perbaikan yang banyak terjadi pada banyak segmen properti diikuti kualitas kredit yang terjaga. Karena jumlah kredit bermasalah atau NPL gross tetap terjaga rendah pada level 2,72%.

Hari ini, pemerintah dalam konteks ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua DK OJK Wimboh Santoso dan Ketua LPS Purbaya Yudhi Sadewa serta Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto bertemu langsung dengan para bankir dan dunia usaha di Semarang, Jawa Tengah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini