Harga Minyak Anjlok 4% Imbas Lockdown di Eropa dan Asia

Antara, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 320 2384293 harga-minyak-anjlok-4-imbas-lockdown-di-eropa-dan-asia-LLhGpkmw0U.jpg Minyak Mentah (Shutterstock)

Di beberapa bagian India barat, pihak berwenang memerintahkan orang-orang di dalam ruangan ketika infeksi virus corona baru mencapai level tertinggi dalam lima bulan.

Distribusi vaksin di Amerika Serikat lebih cepat daripada beberapa negara, tetapi para ahli kesehatan khawatir bahwa perjalanan liburan musim semi akan memacu peningkatan kasus COVID-19 di negara itu.

Dolar yang kuat juga membebani harga minyak. Dolar mencapai level tertinggi baru empat bulan terhadap euro karena respons pandemi AS terus melampaui Eropa. Kenaikan dolar AS membuat minyak dalam denominasi greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC+, diperkirakan akan membatalkan pembatasan pasokan mereka saat ini hingga Mei pada pertemuan yang dijadwalkan 1 April, empat sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters. Kelompok tersebut baru-baru ini menolak untuk meningkatkan pasokan karena kekhawatiran bahwa infeksi COVID-19 akan meningkat lagi.

Persediaan minyak mentah AS naik pada Rabu (24/3/2021) ke level tertinggi sejak Desember, menambah pasokan global.

Pasar juga tertekan karena produsen-produsen kesulitan menjual ke Asia, terutama China. Pembeli Asia malah mengambil minyak yang lebih murah dari penyimpanan, sementara pemeliharaan kilang telah mengurangi permintaan, kata sumber industri.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini