Impor Beras Ditunda, Harga Gabah Petani Diharapkan Kembali Stabil

Hafid Fuad, Jurnalis · Sabtu 27 Maret 2021 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 320 2384981 impor-beras-ditunda-harga-gabah-petani-diharapkan-kembali-stabil-RRtBmX7PyG.jpg Impor Beras Ditunda. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Setelah polemik impor beras menyeruak, Presiden Joko Widodo akhirnya menunda kebijakan impor beras hingga Juni tahun ini.

Pro kontra impor beras telah berimbas pada turunnya harga gabah di tingkat petani menjelang panen raya ini.

Baca Juga: Kerjasama Impor Beras Indonesia-Thailand, Buwas: Bukan Urusan Bulog

"Pernyataan presiden tersebut secara momentum tepat, sehingga musim panen raya ini bisa diharapkan harga gabah di tingkat petani kembali stabil," ujar Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaharuan Agraria, Iwan Nurdin, dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Dia menyarankan, sangat penting bagi pemerintah untuk mendorong kembali pembahasan dan pembentukan Badan Pangan Nasional yang menjadi amanat UU 18/2012 tentang Pangan.

Baca Juga: Ombudsman Pastikan Harga Gabah Turun Bukan karena Impor Beras

"Kelembagaan semacam ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu membentuk kelembagaan baru atau memperkuat posisi Bulog," katanya.

Persoalan impor pangan masih memiliki daftar antrean panjang. Ada banyak produk pangan yang harus diimpor seperti daging, gandum, garam dan gula. Baik untuk kebutuhan konsumsi maupun industri. Dari rencana impor pangan tersebut, produk seperti gula, garam dan daging sangat berhubungan dengan petani, peternak dan petambak garam.

"Karena itu, kebijakan perdagangan pangan mestilah dikontrol publik melalui sistem administrasi pangan yang berbasis data yang akurat dari sisi produksi, distribusi hingga konsumsi. Untuk itu, kita mesti mendorong segera kehadiran Badan Pangan Nasional," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini