Lokasi Smelter Freeport Belum Diputuskan di Gresik atau Halmahera, Kok Bisa?

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 320 2387236 lokasi-smelter-freeport-belum-diputuskan-di-gresik-atau-halmahera-kok-bisa-HQnxK4mJbi.jpg Lokasi Smelter Freeport Belum Ditetapkan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah belum memutuskan lokasi pembangunan smelter PT Freeport Indonesia. Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengungkapkan bahwa proses pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur mengalami keterlambatan akibat pandemi Covid-19.

Sambil menunggu pembangunan tersebut, pemerintah mendapatkan tawaran dari pihak lain yakni Tsingshan dari China untuk membangun smelter di Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara.

Baca Juga: Soal Smelter, Menteri ESDM Bakal Kenakan Sanksi ke Freeport

"Ini kita lakukan pembahasan. Keputusan apakah akan di Halmahera atau terus di Gresik itu belum diambil," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu (31/3/2021).

Meski begitu, dia memastikan pembangunan smelter di Gresik tetap berjalan. Hingga kini Freeport sudah mengeluarkan investasi sebesar USD300 juta di Gresik.

Baca Juga: Sempat Terkendala Pandemi, Proyek Smelter Nikel di Kolaka Beroperasi 2024

"Jadi kita tetap serius ke sana sampai keputusan final bahwa kita akan ke mana," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Freeport Indonesia dan perusahaan asal China, Tsingshan Group akan melakukan penandatanganan perjanjian untuk pembangunan smelter di di Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara.

Kerja sama ini tidak hanya pada pembangunan smelter, namun juga mendorong produk turunannya. Adapun kepastian penandatanganan tersebut diperkirakan minggu depan.

"Kalau ini terjadi akan menjadi bagian proses untuk lithium battery yang akan kita rencanakan terjadi di tahun 2023," ujarnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini