Kilang Balongan Kebakaran Lagi, Pertamina: Proses Pendinginan Terus Dilakukan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 02 April 2021 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 320 2388236 kilang-balongan-kebakaran-lagi-pertamina-proses-pendinginan-terus-dilakukan-6ug7CBCGRI.jpg Kilang Minyak Balongan Kebakaran (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) angkat bicara soal tangki T-301 di kawasan Kilang Refinery Unit (RU) VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat dikabarkan kembali mengeluarkan semburan api pada Kamis malam, tepatnya pukul 22.00 WIB.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto menyebut, tim fire fighting Pertamina memastikan pendinginan dan pengawasan tangki terus dilakukan agar tidak ada potensi kebakaran susulan.

"Hingga saat ini kami masih tetap melakukan pendinginan dan pengawasan di tangki sambil memastikan tidak ada potensi api akan muncul lagi. Pengawasan 24 jam dilakukan. Offensive fire fighting segera dilakukan apabila ditemui ada titik api kecil yang muncul," ujar Agus saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (2/4/2021).

Baca Juga: Tegas! Ahok Bakal Beri Sanksi jika Ada Kelalaian Kebakaran Kilang Minyak Balongan 

Meski begitu, Agus tidak menjelaskan lebih jauh semburan api yang dikabarkan terjadi di tangki T-301.

Informasi ini beredar di sejumlah akun sosial media. Dari pantauan MNC Portal Indonesia, salah satu akun instagram @indramayuterkini mengunggah sebuah video pendek yang memperlihatkan kondisi semburan api di kawasan Kilangan Balongan. Dari keterangannya, api membesar di tangki T-301.

"Api kembali membesar di salah satu tangki T-301 di area kilang minyak Pertamina Refinery Unit VI Balongan. Upaya pemadaman dan pendinginan oleh tim fire fighting masih berlangsung. Api diduga berasal dari sisa BBM yang belum terbakar," tulis @indramayuterkini.

Pertamina memastikan, proses investigasi penyebab insiden yang sedang kebakaran dan meledaknya empat tangki Kilang Balongan akan dipercepat. Hal tersebut sesuai dengan arahan Dewan Komisaris Pertamina pada rapat koordinasi Dewan Komisaris dan Direksi.

Keputusan tersebut merupakan wujud komitmen Pertamina dalam penerapan prinsip zero tolerance terhadap setiap insiden yang terjadi di lingkungan Pertamina.

“Sesuai kebijakan direksi dan arahan Dewan Komisaris, Pertamina mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang. Manajemen akan memberikan sanksi tegas bila ditemukan ada unsur kelalaian dalam insiden ini,” kata Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini