Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SDM Tak Siap di Era Digital, Sri Mulyani Sebut RI Bisa Didikte Asing

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 05 April 2021 |10:38 WIB
SDM Tak Siap di Era Digital, Sri Mulyani Sebut RI Bisa Didikte Asing
Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan perkembangan digital di Indonesia.

Untuk itu, pelatihan vokasi sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM untuk penerapan transformasi digital. Jika, Indonesia belum bisa memanfaatkan digital bisa didikte oleh asing.

"Berbagai belanja ini masih merupakan belanja infrastruktur kami masih mendukung secara fiskal dari sisi belanja dan sumber daya manusia karena era digital kalau manusia tidak siap akhirnya kita didikte oleh sekelompok kecil atau pihak lain di luar Indonesia. Jadi persiapan untuk sumber daya manusia melalui pendidikan dan vokasi jadi penting," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (5/4/2021).

Baca Juga: 5 Terbesar di Dunia, Ramalan Sri Mulyani soal Ekonomi RI pada 2045 

Dia melanjutkan tantangan Indonesia ke depan meningkat dengan adanya pandemi adalah era digital yang semakin pesat. Bahkan pandemi covid -19 mempercepat disprutif industri 4.0 .

" Dengan kita pindah menuju transformasi digital karena kita akibat tidak bisa interaksi secara fisik," katanya.

Dia menambahkan, Kementerian Keuangan melalui sistem informasi keuangan daerah dan secara nasional untuk interkoneksi. Di antaranya berbagai sistem dil evel nasional dan daerah ini tujuannya untuk bentuk suatu kebijakan fiskal yang lebih konsisten antara pusat dan daerah.

" Ini bentuk sistem pemerintahan berbasis elektronik dan satu data Indonesia," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement