5 Prinsip Melakukan Pembayaran Kartu Kredit

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 22:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 622 2389574 5-prinsip-melakukan-pembayaran-kartu-kredit-S1VkvMJ3dG.jpg Kartu Kredit (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA –Salah satu sektor anggaran bulanan, dan mungkin yang terbesar, salah satunya adalah pembayaran saldo kartu kredit. Banyak pertanyaan yang muncul mengenai hal ini, seperti apakah pembayaran harus dilakukan minimum pada setiap kartu atau lebih, dan berapa banyak yang harus dibayar.

Dilansir dari The Balance, Selasa (6/4/2021), berikut adalah beberapa strategi untuk membantu pengguna kartu kredit mengetahui berapa banyak yang harus dibayar setiap bulannya. Namun jika tujuan untuk keluar dari utang kredit, strategi ini mungkin akan berbeda.

Baca Juga: Masa Tua Banyak Duit, Ini Pentingnya Perencanaan Tabungan Pensiun

Bayar semua tagihan kartu kredit

Pengguna harus selalu melakukan setidaknya pembayaran minimum kartu kredit setiap bulannya. Pembayaran akan dianggap terlambat jika pengguna membayar kurang dari minimum atau melewatkan pembayaran minimum.

Pembayaran yang terlambat memiliki beberapa konsekuensi. Pengguna tidak hanya akan dikenai denda keterlambatan, tetapi tingkat suku bunga juga mungkin naik. Keterlambatan ini akan berakibat kepada rusaknya nilai kredit, semakin banyak tunggakan yang ada, semakin buruk pengaruhnya.

Baca Juga: Tips Keluar dari Jeratan Utang Kartu Kredit

Bayar tagihan yang sudah lewat jatuh tempo

Tagihan yang menunggak akan tetap ada dalam laporan kredit dan merusak nilai kredit pengguna sampai saldo jatuh tempo bisa dilunasi. Jika pengguna memiliki uang tambahan dalam anggaran setelah melakukan pembayaran minimum pada semua kartu, gunakan untuk membayar semua saldo untuk membuat akun lancar.

Hubungi penerbit kartu kredit sebelum terlambat karena membahas opsi kesulitan pembayaran, seperti menurunkan suku bunga atau pembayaran minimum untuk sementara.

Buat akun maksimal di bawah batas kredit

Setiap kali kartu kredit melampaui batas kredit, itu menimbulkan tanda bahaya bagi pemberi pinjaman saat ini dan masa depan. Itu menyebabkan mereka bertanya-tanya apakah pengguna dapat menangani kredit secara bertanggung jawab. Pengguna mungkin dikenakan biaya melebihi batas jika dia memilih untuk memproses transaksi melebihi batas.

Setelah membayar jumlah minimum dan terjebak pada saldo jatuh tempo, gunakan sisa dana untuk mengurangi saldo maksimal. Menurunkan saldo juga akan membantu nilai kredit. Saldo kartu kredit yang tinggi dapat merusak nilai kredit, karena jumlah utang memengaruhi 30% dari nilai kredit.

Jaga saldo tinggi mendekati Rp0

Untuk mempertahankan nilai kredit yang baik, pengguna harus menjaga saldo mendekati Rp0. Fokus terutama pada saldo yang mendekati batas kredit. Saldo kartu kredit yang tinggi meningkatkan pemanfaatan kredit dan merusak nilai kredit. Menjaga saldo tetap rendah menunjukkan bahwa pengguna dapat menangani kredit secara bertanggung jawab dan akan membantu meningkatkan nilai kredit.

Lunasi saldo berbunga tinggi

Jika ingin lebih cepat keluar dari utang dan menghemat uang untuk bunga, sebaiknya fokus untuk melunasi kartu kredit berbunga tinggi terlebih dahulu. Karena pengguna membayar lebih banyak untuk biaya keuangan pada kartu kredit berbunga tinggi, sebaiknya lunasi saldo tersebut lebih cepat untuk meminimalkan jumlah bunga yang dibayarkan.

Setelah pengguna memenuhi pembayaran minimum di akun yang lain, lakukan pembayaran sekaligus ke saldo dengan tingkat bunga tertinggi sampai lunas. Jika tujuannya ingin keluar dari utang sepenuhnya, pengguna harus mengevaluasi tingkat suku bunga kartu kredit bersama dengan tingkat suku bunga utang yang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini