Data Ekonomi AS Menguat, Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 278 2389957 data-ekonomi-as-menguat-wall-street-cetak-rekor-tertinggi-d0f3ozxxGO.jpg Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street menguat pada perdagangan Senin, dengan indeks Dow dan S&P 500 ditutup pada level tertinggi. Wall Street menguat karena data ekonomi mendukung optimisme pembukaan kembali ekonomi AS.

Survei ISM pada Maret menunjukkan bahwa ukuran aktivitas industri jasa AS melonjak ke rekor tertinggi. Data tersebut mengikuti laporan pada Jumat yang menunjukkan nonfarm payrolls AS melonjak 916.000 pekerjaan di bulan Maret.

Baca Juga: Wall Street Menguat di Tengah Rencana Stimulus Infrastruktur AS

Terlepas dari data ekonomi yang kuat, kenaikan saham juga dipimpin oleh sektor-sektor yang telah berkinerja buruk baru-baru ini, termasuk layanan komunikasi, kebijaksanaan konsumen, dan teknologi. Hal tersebut karena imbal hasil 10-tahun tetap di bawah level tertinggi 14-bulan yang dicapai minggu lalu.

“Bagian dari hari ini adalah hasil tidak bergerak dan itu membantu teknologi, setidaknya ada beberapa rotasi kembali ke teknologi oleh seseorang yang membantu sektor ini,” kata KRpala Strategi Investasi di Inverness Counsel, Tim Ghriskey, dilansir dari Reuters, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Wall Street Merosot Terseret Saham Teknologi

Dow Jones Industrial Average naik 373,98 poin, atau 1,13% menjadi 33.527,19,. S&P 500 naik 58,04 poin, atau 1,44% menjadi 4.077,91 dan Nasdaq Composite bertambah 225,49 poin atau 1,67%, menjadi 13.705,59.

Dengan vaksinasi cepat dan stimulus tambahan Covid-19 dari pemerintah l, S&P 500 dan Dow pun mencapai level tertinggi sepanjang masa. Apalagi saat ini semua fokus beralih ke kemajuan rencana infrastruktur besar-besaran dan musim pendapatan perusahaan yang akan datang.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan bahwa kerjasama dengan negara-negara G20 menyetujui tarif pajak minimum perusahaan global untuk mengakhiri "perlombaan 30 tahun ke bawah pada tarif pajak perusahaan."

Saham Tesla Inc naik 4,43% sebagai salah satu pendorong terbesar untuk S&P setelah pembuat mobil paling berharga di dunia membukukan rekor pengiriman.

Volume di bursa AS sebesar 10,05 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 12,62 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini