Kadin Yakin Ekspor RI ke China Akan Lebih Besar

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390775 kadin-yakin-ekspor-ri-ke-china-akan-lebih-besar-fMuTErWRBk.jpeg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pengusaha melihat peluang ekspor RI ke China akan makin besar. Saat ini, Amerika Serikat (AS) saat ini masih menjadi negara tujuan ekspor Indonesia.

Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia, Handito Joewono mengatakan, saat ini sudah mulai terjadi tendensi terutama ekspor secara massal dalam jumlah. Sebab, dalam melihat ekspor tidak bisa hanya melihat nilai saja tetapi juga pelakunya.

Baca Juga: IEU-CEPA Diselesaikan, Ekspor RI ke Uni Eropa Bisa Meningkat 5,4%

"Nah sekarang terjadi sebuah movement besar di mana China jadi prioritas karena tidak hanya potensinya besar dan kita yakin dalam waktu 2-3 tahun ke depan ekspor Indonesia ke China akan menjadi lebih besar dan menjadi tujuan ekspor utama kita," ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Percepat Ekspor Perikanan, Begini Caranya

"Kenapa? karena China punya potensi untuk menerima produk-produk Indonesia baik dari pelaku usaha besar seperti pertambangan dan aspek-aspek yang dilakukan usaha besar, tetapi juga usaha-usaha kecil dan menengah. Makanan salah satu yang menjadi prioritas," sambungnya.

Handito menambahkan, dari pihak Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi), Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) telah merangkum dalam Sekolah Ekspor untuk bersama-sama berfokus untuk mencetak eksportir-eksportir baru khusus industri pangan ke China.

"Kenapa? di China ini sekarang, saya ambil contoh sederhana, ikan goreng, kulit ikan, ini kan produk-produk sederhana, produk-produk seperti ini potensial masuk ke pasar China dan ini diproduksi oleh pelaku usaha yang relatif kecil," kata dia.

Menurutnya, pasar ekspor ke China akan menjadi sangat besar ke depan, salah satunya dipengaruhi Joint Venture antara China-Indonesia seperti Nikel di Morowali.

"Itu kan salah satu yang men-triggered ekspor Indonesia ke China karena investasi dari China yang dilakukan di Indonesia menghasilkan produk-produk yang utamanya akan kembali ke China," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini