JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimis pemulihan ekonomi tahun ini lebih cepat. Hal ini dikarenakan adanya vaksinasi Covid-19 yang terus dilakukan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, laju pemulihan ekonomi dinilai on the track atau sesuai dengan proyeksi dan harapan pemerintah.
“Kita mempercepat program vaksinasi untuk kekebalan kelompok atau herd imunity membangkitkan rasa aman dan akvitias ekonomi maupun sosial sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat," kata Heru dalam Webinar HUT Okezone ke-14 dengan tema Economy Outlook Indonesia Bangkit 2021, Rabu (7/4/2021).
Kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 4,8% di 2021. Meskipun pada 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tercatat masih positif 2,97%, kemudian kuartal kedua anjlok dengan minus 5,32%.
Baca Juga: Realisasi Anggaran PEN Rp123,26 Trilun, Buat Apa Saja?
Pada kuartal III minus 3,45 dan terakhir kuartal IV minus 2,19%. Sehingga secara full year pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi 2,07%.
"Ini tahun penuh tantangan sekaligus optimis untuk meraih peluang ekonomi tahun ini degan melanjutkan program PEN," jelasnya
Menurutnya, tren perbaikan ini tidak lepas dari beberapa faktor pendukung. Pertama, belanja pemerintah melalui APBN dan PEN berperan dalam mendorong kinerja komponen PDB Pengeluaran. Imbasnya, konsumsi rumah tangga membaik.
Hal ini didukung oleh bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan serta insentif fiskal untuk mendorong konsumsi menengah
"Pemulihan ekonomi on-track dan akan terus didorong lebih cepat melalui vaksinasi serta dukungan kebijakan countercyclical program PEN,” tandasnya.
(Feby Novalius)