Realisasi Anggaran PEN Rp123,26 Trilun, Buat Apa Saja?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390853 realisasi-anggaran-pen-rp123-26-trilun-buat-apa-saja-xunBqlP25e.jpg Realisasi Anggaran PEN Capai 17,6%. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah mencatat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 1 April 2021 mencapai Rp123,26 triliun.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, jumlah realisasi setara dengan 17,6% dari total anggaran PEN 2021 yang mencapai Rp699,43 triliun.

Baca Juga: Menko Airlangga: Covid-19 Jadi Krisis Global yang Lama

“Program PEN naik 21% dibanding realisasi 2020 lalu, dengan (kenaikan) angka anggaran kesehatan mendekati 300%,” katanya dalam Webinar HUT Okezone ke-14 dengan tema Economy Outlook Indonesia Bangkit 2021, Rabu (7/4/2021)

Selanjutnya, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga awal April 2021 mencapai Rp63,13 triliun. Artinya realisasi ini setara dengan 24,9% dari target yang ditetapkan oleh pemerintah untuk tahun ini yaitu sebesar Rp253 triliun.

"Kemarin arahan Bapak Presiden bahwa realisasinya tahun lalu ini sudah lebih dari 100 persen yaitu dari baki kredit Rp190 triliun menjadi Rp198 triliun. Di tahun 2021 ini ditargetkan Rp250 triliun," bebernya.

Baca Juga: Ekonom Sebut Pemulihan Ekonomi Berbentuk K, Maksudnya Apa?

Dia menambahkan, salah satu upaya untuk mendorong realisasi penyaluran KUR adalah menaikan plafon bagi KUR mikro tanpa jaminan menjadi Rp100 juta. Padahal sebelumnya KUR untuk segmen ini hanya memiliki plafon kredit maksimal Rp50 juta.

Pemerintah juga menaikkan plafon kredit untuk segmen KUR usaha menengah. Sebelumnya, plafon untuk KUR usaha menengah adalah sebesar Rp500 juta hingga Rp10 miliar, namun kini bisa mendapatkan antara Rp500 juta hingga maksimal Rp20 miliar.

"Sekarang rata-rata kredit usaha menengah kecil ini terhadap total kredit nasional adalah 18% . Arahan Bapak Presiden untuk di atas 30% di tahun 2024. Jadi ini yang sedang kami persiapkan agar rasio kredit dari pada UMKM terus meningkat," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini