Pakai QRIS, BI: Jamaah Umrah Haji Tak Perlu Bawa Uang Tunai

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 08 April 2021 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 320 2391277 pakai-qris-bi-jamaah-umrah-haji-tak-perlu-bawa-uang-tunai-g0x3Rc30V1.jpg QR Code (Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia atau BI menjanjikan teknologi Quick response Indonesia Standard (QRIS) akan dapat digunakan jemaah umrah dan haji Indonesia di Arab Saudi. Hal ini terkait rencana ekspansi QRIS untuk cross border di Thailand, Malaysia, hingga Arab Saudi.

"Kita siapkan kerjasama dengan Arab Saudi agar kedepan jemaah umrah haji tidak perlu bawa uang tunai, insyaallah," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam webinar di Jakarta (8/4/2021).

 Baca juga: Menkop: QRIS Bisa Tingkatkan Ekonomi Digital RI

Dia menjelaskan QRIS dapat melayani perdagangan transaksi individu, perdagangan UMKM, bahkan bermanfaat juga untuk transaksi remittance. QRIS memungkinkan semua uang elektronik atau e-wallet bisa saling terhubung dan membuat masyarakat lebih efisien. Karena tidak perlu menggunakan banyak aplikasi.

Lebih lanjut dia juga mengatakan kini sedang diujicoba QRIS TTS atau transfer, tarik, setor. Ini memungkinkan pengguna bisa melakukan aktivitas tersebut di merchant QRIS. Ini dapat membantu masyarakat di kota tier 2, 3, dan desa yang kesulitan dalam melakukan top-up saldo dan pengisian tabungan.

Baca juga; Digitalisasi Jadi Penolong UMKM saat Pandemi, Pengguna QRIS Capai 6,5 Juta Merchant

"Kami meresmikan program piloting QRIS TTS. Bukan teka-teki silang tapi transfer, tarik, setor," katanya.

QRIS adalah code respon cepat berbentuk kotak. Biasanya dipajang di meja kasir untuk memudahkan pembeli melakukan pembayaran. Misalnya jika hanya memiliki OVO, maka tetap bisa melakukan pembayaran di merchant yang menggunakan GoPay. Begitupun sebaliknya dan ini berlaku untuk seluruhnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini