Kapan Masalah Truk Kelebihan Muatan Dibereskan? Ini Kata Kemenhub

Kamis 08 April 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 320 2391372 kapan-masalah-truk-kelebihan-muatan-dibereskan-ini-kata-kemenhub-IS2CUJN0wg.jpg Truk Kelebihan Muatan. (Foto: Okezone.com/Kemenhub)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen permasalahan truk kelebihan muatan dan dimensi atau over dimension over loading (ODOL) selesai pada 2023. Hal ini karena truk ODOL berdampak terhadap infrastruktur dan keselamatan.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan, pelaksanaan ODOL sudah dilakukan sejak 2017 namun asosiasi meminta penundaan ke 2018.

Baca Juga: BTS Akan Mejeng di 5 Kota, Ini Daftarnya

"Di tahun 2018, ada kesepakatan antara kementerian dan lembaga serta asosisasi untuk penanganan ODOL dan dilakukan sosialisasi," ujarnya dalam webinar yang bertajuk Kesiapan Perkebunan Menyiapkan Langkah Strategis untuk Mewujudkan Program bebas Truk ODOL yang diselenggarakan oleh Forum Jurnalis Sawit (FJS), Kamis (8/4/2021).

Kemudian pada 2020 telah dilakukan rapat antara Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Menperin, Korlantas Polri dan Asosiasi Industri dengan menghasilkan kesepakatan bebas ODOL pada tahun 2023. Saat ini pelaksanaan bebas ODOL mulai diterapkan di Tol Jakarta-Bandung, pelabuhan penyebrangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Baca Juga: Kesadaran Berkendara Aman Masih Rendah, Lawan Arus Cuma Ada di RI

Di tahun 2021, penerapan ODOL akan dilakukan pembentukan jaringan lintas logistik dan pengembangan sistem e-Inforcement, pengembangan integrasi sistem, pembentukan Database Bank Pengemudi, peningkatan kualitas jalan dan jembatan, serta MoU Menteri Perhubungan, Menteri Perindustri, Menteri PUPR, Menteri Perdagangan dengan Kapolri.

"Artinya tahapan menuju Indonesia bebas ODOL sudah dilakukan mulai sekarang. Jadi 2023 sudah tidak ada truk yang kelebihan muatan," tuturnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini