Wapres Ma'ruf Amin: Dana Haji Bisa Diinvestasikan

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 10 April 2021 04:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 320 2392197 wapres-ma-ruf-amin-dana-haji-bisa-diinvestasikan-L4FMvcmrSd.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wapres Ma’ruf Amin mengatakan, BPKH mengelola dana haji hampir sekitar Rp140 triliun atau sekitar USD10 miliar per Desember 2020. Dia meminta kepada BPKH untuk hati-hati dalam mengelola keuangan haji.

Sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Haji, BPKH memiliki tugas untuk melaksanakan pengelolaan keuangan haji yang mencakup penerimaan, pengembangan, pengeluaran, dan pertanggungjawaban keuangan haji.

“BPKH berkewajiban untuk menempatkan dan menginvestasikan keuangan haji sesuai dengan prinsip syariah, kehati-hatian, keamanan, nilai manfaat, dan likuiditas, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Menurut Ma’ruf, dana sebesar itu dapat diinvestasikan dalam berbagai macam instrumen investasi, seperti produk perbankan, surat berharga, emas, investasi langsung, dan investasi lainnya. Namun yang penting, keuangan haji ini harus dikelola oleh BPKH sesuai dengan prinsip syariah.

“Selain itu, pengembangan dana haji dapat dilakukan melalui investasi wakaf, investasi haji, dan investasi global,” jelasnya.

Baca selengkapnya: Dana Kelola Haji Rp140 Triliun, Wapres Sarankan Investasi ke Wakaf hingga SBN

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini