Rupiah Diprediksi Tertekan ke Rp14.600/USD

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 12 April 2021 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 278 2393055 rupiah-diprediksi-tertekan-ke-rp14-600-usd-4R8OG1jFnc.jpg Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal mengalami tekanan. Hal ini dikarenakan rebound-nya yield obligasi pemerintah AS terutama tenor 10 tahun.

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan yield Treasury AS kini berada di sekitar 1,66%. Sebelumnya di awal hari Jumat, yield berada di kisaran 1,62%.

 Baca juga: Gagal Taklukan Dolar AS, Rupiah Melemah ke Rp14.545/USD

"Yield naik karena data indikator inflasi AS menunjukkan kenaikan melebihi proyeksi. Data indeks harga produsen AS bulan Maret Jumat malam pekan lalu dirilis naik 1,0% vs proyeksi 0,5%. Kenaikan yield ini sebagai antisipasi kenaikan inflasi AS," kata Ariston di Jakarta, Senin (12/9/2021).

Yield AS yang kembali meninggi ini akan memberikan tekanan ke nilai tukar rupiah karena dollar AS menjadi lebih menarik.

 Baca juga: Rupiah Kian Lesu, Bergerak Dekati Rp14.600/USD

"USDIDR berpotensi bergerak menuju area Rp14.600 per USD, dengan potensi support di kisaran Rp14.530 per USD," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini