Sudah 3 Kali Terbakar, Pertamina Diminta Segera Selesaikan Investigasi Kilang Balongan

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Rabu 14 April 2021 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 320 2394590 sudah-3-kali-terbakar-pertamina-diminta-segera-selesaikan-investigasi-kilang-balongan-vyyMVScC91.jpg Kilang Pertamina Balongan Kebakaran. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (RI) meminta PT Pertamina (Persero) dan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) untuk segera menyelesaikan investigasi mengenai penyebab terjadinya kebakaran 4 tangki Pertamina Balongan. Selain, Pertamina juga diminta menyampaikannya secara transparan kepada publik sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Anggota Ombudsman RI Hery Susanto mengatakan, investigasi harus segera diselesaikan secara profesional dan perlu melibatkan Bareskrim Polri untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

"Karena ini sudah tiga kali terbakar, jangan sampai ada yang keempat kali. Sekarang ini investigasi harus disegerakan seara profesional dan hukum agar tidak terjadi efek yang berulang," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga: Pasca-Kebakaran, Kilang Pertamina Balongan Kembali Produksi BBM

Hery melanjutkan, Pertamina diminta agar berkoordinasi dengan BNPB/BPBD setempat agar mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal. Bersama BPBD memberikan sosialisasi, edukasi, dan pelatihan kepada warga sekitar terkait adanya potensi bencana akibat gagal teknologi untuk meminimalisir korban jiwa.

"Yang lebih penting lagi bagaimana penanganan korban pasca kejadian dan memberikan ganti rugi kerusakan bangunan. Saya pikir ini jangan berlarut-larut karena investigasi belum selesai. Proses verifikasi harus lebih cepat lagi. Jangan sampai warga memperbaiki bangunannya sendiri," jelasnya.

Baca Juga: Kelola Listrik di Blok Rokan, PLN Nego Wajar dengan Chevron

Pertamina juga diminta meningkatkan early warning system pada sekitar lingkungan kilang minyak Pertamina untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekitar. 

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini