Antisipasi Rugi Besar, Hippindo Buru-Buru Jualan Online

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 320 2395131 antisipasi-rugi-besar-hippindo-buru-buru-jualan-online-IaardFPx9m.jpg Mal (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pelaku usaha yang bergerak di bisnis pusat perbelanjaan beralih ke penjualan online untuk mengantisipasi kerugian di sektor ritel akibat adanya larangan mudik.

"Kita lari ke online dulu untuk meminimalkan dampak kerugian dan juga melakukan banyak aktivitas di kota besar," ujar Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah dalam Market Review IDX Channel, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Pengusaha Mal Siap Panen Duit saat Lebaran meski Mudik Dilarang 

Budi melanjutkan, pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah agar tetap ada peningkatan penjualan meski hanya terkonsentrasi di kota-kota besar saja.

"Kami coba sikapi dalam bulan ini bersama-sama membuat event mudik di mal di Jakarta atau kota-kota besar," ungkapnya.

Menurut dia, kontribusi penjualan online saat ini masih belum maksimal, masih di bawah 10% sehingga belum mampu menggantikan omzet penjualan offline. "Tapi ini diupayakan untuk trus meningkat. Di luar negeri kontribusinya sudah 40% sampai 60%," tuturnya.

Budi menambahkan, saat ini sektor fesyen menduduki posisi yang merugi akibat pandemi sejak tahun lalu. Apalagi dengan adanya larangan mudik membuat orang tidak membeli baju, sepatu maupun tas baru.

"Toko fesyen menurut saya akan terdampak karena biasanya orang mudik pakai baju baru. Ini mungkin tidak jadi beli atau berkurang," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini