Ramadhan, Impor Kurma Melejit hingga Rp239,4 Miliar

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 320 2395284 ramadhan-impor-kurma-melejit-hingga-rp239-4-miliar-PJJzFN7GW5.jpg Impor Kurma Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan impor kurma Indonesia pada Maret 2021 mencapai USD17,1 juta atau setara Rp239,4 miliar untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, impor kurma sudah dilakukan sejak Januari tahun ini dan terus melonjak hingga mencapai USD42,3 juta.

Impor kurma yang masuk ke Indonesia berasal dari sejumlah negara. Sejak Januari 2021, tercatat ada tiga negara pengimpor utama komoditas kurma yaitu Mesir, Tunisia, dan Arab Saudi.

Baca Juga: Impor Vaksin Covid-19 Melonjak 1.315% Capai USD443,4 Juta

"Beberapa barang yang khusus Lebaran, khususnya kurma karena kita tidak memproduksi kurma. Biasanya kita impor kurma," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (15/4/20210).

Menurut data BPS, impor kurma pada Januari 2021 sebesar USD10,3 juta. Nilainya kemudian mengalami peningkatan menjadi USD14,9 juta pada Februari, dan di Maret kembali naik menjadi USD17,1 juta.

Baca Juga: Impor Produk Fesyen yang Ganggu IKM Bakal Dihentikan

"Pemerintah selalu menjaga pasokan pangan agar tidak menimbulkan gejolak," bebernya.

Secara keseluruhan, impor Indonesia juga mengalami kenaikan 26,55% dibandingkan Februari 2021 menjadi sebesar USD16,79 miliar. Sedangkan dibandingkan periode sama tahun lalu, impor Indonesia juga masih tumbuh mencapai 25,73%.

"Jadi, kita bisa melihat impor Indonesia mengalami pertumbuhan yang positif sejak bulan lalu Februari 2021, dan sekarang kenaikannya juga lebih tinggi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini