Industri Furniture Raup Cuan meski Dilanda Pandemi Covid-19

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 30 April 2021 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 320 2403576 industri-furniture-raup-cuan-meski-dilanda-pandemi-covid-19-N8nExWQ3f5.jpg Ekspor Furnitur RI Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa pada perekonomian. Namun tidak pada industri furniture yang justru mengalami pertumbuhan.

Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengungkapkan, di tengah pandemi pasar ekspor industri furniture mengalami peningkatan yakni sebesar 5%– 6%.

“Ini sebenarnya menarik ya di saat pandemi kami justru mengalami pertumbuhan. Ya kurang lebih sekitar 5-6% terutama ke zona pasar Amerika Serikat (AS),” ungkapnya dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (30/4/2021).

Baca Juga: Ekspor RI Lancar meski Ada Tsunami Covid-19 di India

Dia mengatakan, hal tersebut terjadi karena dampak dari perang dagang yang masih berjalan. Terlihat bahwa China mengalami kesulitan untuk penetrasi lebih besar. Sehingga, menyebabkan adanya ruang kosong yang harus diambil.

“Katakan lah pada 2018 kita melihat China itu hampir USD38 miliar masuk ke AS. Kemudian tahun 2020 hanya kurang lebih USD9 miliar. Berarti ada USD24 miliar yang ada, nah itu diperebutkan oleh negara-negara selain China,” kata Abdul.

Baca Juga: 3 Industri yang Jadi Primadona Ekspor Indonesia

Oleh karena itu, Abdul menuturkan, Vietnam mengalami pertumbuhan yang signifikan. Yakni sebesar USD11 miliar, jumlah tersebut diketahui empat kali lebih besar dibanding Indonesia.

“Vietnam dengan negara sekecil itu bisa USD11 miliar, itu empat kali kita gitu kan. Kemudian Malaysia nyusul USD2,5 miliar, lalu ada Mexico dan Kanada. Semuanya meruruk masuk ke AS,” ujar dia.

Sementara itu, menurut dia, Indonesia sebenarnya memiliki peluang. Oleh sebab itu, pada 2020 lalu terjadi pertumbuhan yang lebih besar yakni kurang lebih USD250 juta Indonesia masuk ke AS dan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini