Satgas Sikapi Kasus Investasi Bodong 212 Mart

Hafid Fuad, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406181 satgas-sikapi-kasus-investasi-bodong-212-mart-fZ61zBKYZH.jpg Investasi Bodong 212 Mart. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing turut berkomentar soal kasus investasi bodong 212 Mart di Kalimantan Timur yang berkedok koperasi.

Menurutnya pada dasarnya koperasi dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Oleh karena itu, Koperasi harus dikelola oleh orang yang profesional.

Baca Juga: Dugaan Investasi Bodong 212 Mart, Ternyata Bukan Koperasi

"Koperasi pada dasarnya diperkenankan untuk mencari pemodal untuk melakukan modal penyertaan untuk memperkuat permodalan koperasi atau membiayai proyek tertentu," ujar Tongam saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (5/5/2021).

Namun dia juga mengingatkan koperasi harus bertanggungjawab terhadap pengembalian modal penyertaan tersebut.

Baca Juga: Skema Ponzi Madoff Menipu Investor Kakap Rp253 Triliun, Berikut Korbannya

"Masyarakat diminta tetap berhatihati apabila ingin melakukan penyertaan modal, agar melihat lebih dulu kredibilitas koperasi," tambahnya.

Perencana Keuangan Eko Endarto juga mengingatkan yang paling penting adalah perjanjian atau kesepakatan yang ditentukan saat melakukan investasi dalam bentuk penyertaan modal.

"Jadi hak dan kewajiban kedua belah pihak harus jelas. Harus paham risikonya dengan terukur. Kedua pihak tahu seberapa besar hasil yang mereka dapatkan," ujar Eko dihubungi terpisah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini