Larangan Mudik, Warga Jabodetabek Masih Boleh Jalan-Jalan?

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406206 larangan-mudik-warga-jabodetabek-masih-boleh-jalan-jalan-SfNYfyCbUZ.jpg Mudik Dilarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Adanya larangan mudik menyebabkan terbatasnya aktivitas warga pada musim Lebaran 2021. Lantas, bagaimana mobilitas untuk kawasan aglomerasi atau perkotaan?

Diketahui, aglomerasi merupakan satu kawasan yang terdiri dari beberapa kabupaten atau kota, bisa dalam satu provinsi atau berbeda provinsi yang saling berbatasan.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, pada kawasan aglomerasi tidak ada larangan transportasi atau aktivitas.

Baca Juga: Jelang Larangan Mudik, Hanya 500 Penumpang yang Berangkat dari Terminal Kalideres

“Di kawasan tersebut karena masyarakatnya masih harus beraktivitas setiap hari, kita lihat 17 Mei itu kan lebarannya cuma dua hari ya, hari yang lain orang bekerja atau beraktivitas cari nafkah, melakukan kegiatan ekonomi. Tentu tidak bisa kita tutup kegiatan itu dengan cara melakukan pelarangan transportasi atau pelarangan aktivitas,” katanya dalam acara InspirAksi secara virtual, Rabu (5/5/2021).

Dia menjelaskan, masyarakat di kawasan ini masih boleh bepergian. Akan tetapi, pemerintah selalu mengimbau dalam situasi pandemi ada baiknya memprioritaskan mana kegiatan yang memang benar-benar penting.

Baca Juga: Ingatkan Kasus Covid-19 di India, Menaker Minta Pekerja Tidak Mudik

“Bekerja, cari nafkah, mungkin itu suatu yang mandatori buat kita. Tetapi kalau seperti wisata, arisan keluarga, atau mudik, pokoknya yang punya potensi mengumpulkan orang cukup banyak meskipun di kawasan aglomerasi tolong jangan dilakukan dulu deh,” jelas Adita.

Sementara itu, Adita menerangkan, mudik lokal yang dilakukan di kawasan aglomerasi juga tidak disarankan. Dia menuturkan, mudik lokal merupakan terminologi masyarakat.

“Kita sendiri tidak pernah memunculkan mudik lokal, tapi mungkin asumsinya kalau di kawasan aglomerasi itu lokal. Kami selalu menekankan bahwa sekarang ini yang kita tekankan itu aktivitas mudiknya. Jadi mudik mau di kawasan aglomerasi kek, mau di luar kota, itu tahan dulu,” pungkas dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini