Namun lanjut dia, bukan berarti para penumpang dibiarkan untuk mengabaikan protokol kesehatan. Secara khusus mengenai kerumunan penumpang yang menurutnya masih kerap terjadi di dalam kereta.
“Presiden (Joko Widodo) instruksikan, peniadaan mudik memang dilakukan . Aglomerasi diperbolehkan. Tapi bukan berarti kita biarkan prokes tidak baik. Kerumuman yerjadi karena jumlah penumpang tidak dikelola dengan baik,” jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya meminta agar pengelolaan transportasi seperti kereta di wilayah aglomerasi bisa dikelola dengan baik. Sehingga pergerakan penumpang di kereta bisa terkontrol.
“Saya minta KCI lebih profesional awasi pergerakan aglomerasi. Ini pelajaran mahal, banyak orang tak terkontrol,” kata Menhub.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.