TKA Asal China Masuk Indonesia Lagi Saat Lebaran, KSPI: Sebuah Ironi Menyakitkan

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 05:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 320 2411310 tka-asal-china-masuk-indonesia-lagi-saat-lebaran-kspi-sebuah-ironi-menyakitkan-cSkPiKPJ9c.jpg Karyawan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kedatangan 110 TKA China ke Indonesia saat lebaran menuai penolakan keras dari buruh Indonesia. KSPI mengatakan, mereka seperti kebal terhadap hukum Indonesia akibat telah berlakunya omnibus law UU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan.

Kedatangan TKA dari China dan India tersebut menegaskan fakta, bahwa omnibus law UU Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan bahwa pemerintah ingin memudahkan masuknya TKA China yang mengancam lapangan pekerjaan pekerja lokal. Padahal saat ini, rakyat Indonesia justru lebih membutuhkan pekerjaan, karena banyak yang ter-PHK akibat pandemi.

"Itulah sesungguhnya tujuan omnibus law. Tadinya TKA yang masuk ke Indonesia harus mendapatkan izin tertulis dari Menteri Tenaga Kerja, sehingga TKA tidak mungkin bisa masuk ke Indonesia kalau belum mendapat surat izin tertulis,” ujar Said Iqbal di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Bagi buruh, datangnya TKA China pada saat hari raya idul fitri dengan menggunakan pesawat carteran di tengah pandemi adalah sebuah ironi yang menyakitkan dan menciderai rasa keadilan. Apalagi terjadi di saat jutaan pemudik yang menggunakan motor (bisa dipastikan mereka adalah buruh) dihadang di perbatasan-perbatasan kota.

“Sudahlah mudik dilarang, TKA dibiarkan masuk melenggang kangkung ke Indonesia di tengah pandemi dan lip services atau hanya pemanis bibir tentang pembayaran THR. KSPI mendesak pemerintah bersikap adil, menegakkan aturan, dan menunjukkan keberpihakannya terhadap kepentingan nasional para buruh lokal, bukan TKA,” pungkasnya.

Baca selengkapnya: Protes 110 TKA China Masuk RI, KSPI: Lagi-Lagi Digelar Karpet Merah

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini