Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah William Tanuwijaya Bangun Tokopedia dengan Gelar Lulusan Warnet

Michelle Natalia , Jurnalis-Selasa, 18 Mei 2021 |08:21 WIB
   Kisah William Tanuwijaya Bangun Tokopedia dengan Gelar Lulusan Warnet
William Tanuwijaya (Foto: Instagram/@liamtanu)
A
A
A

Di awal membangun Tokopedia, William mengisahkan betapa sulitnya mencari investor dan tak sedikit yang mempertanyakan mimpinya yang dianggap terlalu tinggi. Di sinilah dia menyadari, bahwa kepercayaan adalah hal yang sangat penting.

"Hingga akhirnya, saya bisa resmi mendirikan Tokopedia pada 17 Agustus 2009. Yang saya harapkan, Tokopedia bisa membantu pemerataan ekonomi digital di Indonesia, dan juga membantu para pelaku UMKM kita," katanya.

Sekadar informasi, ada nama-nama perusahaan besar yang menyokong dana pembentukan perusahaan GoTo. Bahkan, investor yang menyuntikan modal ini masuk dalam kategori blue-chip.

Misalnya Alibaba Group, kemudian ada Astra International, BlackRock, Capital Group, DST. Lalu ada juga perusahaan teknologi seperti, Facebook, Google, JD.com.

Kemudian KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital juga ikut menyuntikan modalnya. Selanjutnya ada SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus yang ikut menjadi investor pembentukan GoTo.

Sementara CEO GoTo adalah Andre Soelistyo. Andre juga akan memimpin layanan pembayaran dan keuangan di bawah merek baru GoTo Financial. Brand itu membawahi Gopay dan penawaran layanan pedagang dan keuangan grup.

Sementara itu jabatan Presiden GoTo diisi oleh Patrick Cao. Kevin Aluwi menjabat sebagai CEO Gojek dan CEO Tokopedia adalah Wiliam Tanuwijaya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement