Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi RI 7% Harus Dikawal Ketat, Jangan Sampai Ambyar karena Covid-19 Naik

Hafid Fuad , Jurnalis-Rabu, 19 Mei 2021 |13:12 WIB
Ekonomi RI 7% Harus Dikawal Ketat, Jangan Sampai Ambyar karena Covid-19 Naik
Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Kalangan pengusaha optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 bisa positif. Momentum belanja masyarakat juga harus tetap dijaga. Namun kekhawatiran tetap jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 imbas libur Lebaran.

Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai terbuka kemungkinan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 7% di kuartal kedua tahun ini. Karena menurutnya kalau melihat kinerja ekonomi di April-Mei sudah cukup positif.

"Namun, ini masih setengah jalan, masih ada 1,5 bulan lagi hingga akhir kuartal kedua nanti yang harus dijaga," ujar Shinta saat dihubungi Okezone di Jakarta (19/5/2021).

Baca Juga: Tempat Wisata Ramai saat Libur Lebaran, Jokowi: Hati-Hati 2 Minggu ke Depan

Menurutnya, sentimen pendukung adalah minat belanja masyarakat yang harus terus ditingkatkan khususnya setelah momentum puasa dan Lebaran. Selain itu tentu saja tantangannya adalah pengendalian covid-19 dampak pergerakan masyarakat saat Lebaran kemarin.

"Kita lihat saja apakah momentum konsumsinya bisa dipertahankan atau tidak dan bagaimana perkembangan pandeminya. Kalau dalam waktu dekat ada pengetatan karena penyebaran pandemi sepanjang libur Lebaran, kemungkinan 7% belum bisa tercapai," jelasnya.

Baca Juga: Jokowi Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 7% di Kuartal II-2021

Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin juga menilai target 7% di kuartal dua 2021 bukan sesuatu yang di luar jangkauan. Penyebab utama adalah kondisi PDB 2020 yang memang sangat jatuh sehingga ada ruang pertumbuhan sangat besar di tahun ini. Tapi selain itu juga ada beberapa indikator lain yang positif.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement