Kontrak Habis, Aset BMN Bisnis Migas Diserahkan ke Negara

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 320 2416869 kontrak-habis-aset-bmn-bisnis-migas-diserahkan-ke-negara-4pjJLhQHfe.jpg Migas (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang melaksanakan bisnis hulu migas sebanyak 213 kontraktor dengan rincian sebanyak 88 operator dalam tahap eksplorasi, 99 operator dalam tahap eksploitasi dan 26 lainnya telah masuk masa terminasi. 

Kendati demikian, terdapat tiga KKKS dalam masa terminasi yakni Wilayah Kerja Bentu Segat, Rokan, dan Selat Panjang. KKKS yang telah terminasi wajib menyerahkan seluruh barang milik negara (BMN) yang digunakan kepada Pemerintah.

Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain (PNKL), Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Lukman Efendi mengatakan penyerahan BMN dimaksud adalah semua barang yang berasal dari pelaksanaan kontrak kerja sama antara Kontraktor dengan Pemerintah termasuk yang berasal dari Kontrak Karya/Contract of Work (CoW) dalam pelaksanaan kegiatan usaha hulu migas.

Baca Juga: Sederet Tantangan Capai Produksi Migas di 2021

"Penyerahan BMN dilakukan paling lambat 2 tahun sebelum kontrak berakhir, dimulai dari usulan KKKS kepada SKK Migas/Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), usulan SKK Migas/BPMA kepada pengguna barang, dan usulan pengguna barang kepada pengelola barang," kata Effendy dalam video virtual, Jumat (28/5/2021).

Sebelum jangka waktu kontrak berakhir/terminasi, Kontraktor lama harus memenuhi kewajiban pengelolaan BMN Hulu Migas, antara lain penyelesaian sertipikasi, IP, tindak lanjut BMN rusak berat/tidak ditemukan, tindak lanjutpemanfaatan BMN oleh pihak lain.

Baca Juga: Cairan Ini Jadi Incaran Industri Migas

"SKK Migas/BPMA dan KESDM bersama-sama melakukan pemeriksaan administrasi dan fisik BMN yang diserahkan dalam rangka terminasi," katanya.

Dalam hal telah terdapat Kontraktor Penerus/Kontraktor Alih Kelola yang ditunjuk oleh KESDM, Pengguna Barang dapat mengikutsertakan Kontraktor Alih

Kelola dalam pelaksanaan penelitian administrasi dan/atau pemeriksaan fisik tersebut. Kontraktor Alih Kelola harus memahami seluruh BMN yang diserahterimakan, termasuk biaya terkait yang harus dikeluarkan. Kewajiban pengelolaan BMN Hulu Migas yang diserahkan dilanjutkan oleh Kontraktor Alih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini