Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbedaan Pekerja Keras dan Workaholic, Kenali Ciri-Cirinya

Fariza Rizky Ananda , Jurnalis-Minggu, 30 Mei 2021 |19:15 WIB
Perbedaan Pekerja Keras dan <i>Workaholic</i>, Kenali Ciri-Cirinya
Karyawan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Selain itu, ketika sering diberi pekerjaan tambahan di luar kewajiban, workaholic tidak pernah menolak, bahkan meminta tugas tambahan di luar pekerjaannya.

Sedangkan para pekerja keras biasanya menyukai apa yang dia dikerjakan, dan menikmati pekerjaannya karena memilih sesuai minat, bakat, dan kemampuannya.

Para pekerja keras juga memiliki work-life balance dan kehidupan pribadinya tak terbengkalai. Dia tetap memiliki waktu untuk melakukan hobi dan meluangkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga.

Pekerja yang tidak kecanduan kerja juga tahu kapan waktunya menolak pekerjaan dengan sopan, apalagi ketika pekerjaannya di luar tanggung jawab dan melebihi waktu kerja. Ketika bekerja, dia juga tidak mau diganggu agar kerjaan bisa segera tuntas dan hasilnya maksimal.

Berbeda dengan workaholic, pekerja keras selalu berusaha memperbaiki diri jika target belum tercapai, bukan menyalahkan diri sendiri atau rekan kerjanya dan malah stres sendiri sehingga kesehatan mentalnya terancam.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement