Wih, Harga Daging Babi Melonjak Tajam Jadi Rp130.000/Kg

Aries Fernando Manalu, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 320 2417798 wih-harga-daging-babi-melonjak-tajam-jadi-rp130-000-kg-eigbzifLRe.jpg Daging Babi (Foto: Reuters)

TAPANULI - Pedagang daging babi di Pasar Tarutung mengeluhkan lonjakan harga daging babi di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Salah satu pedagang babi di Pasar Tarutung, Renta Boru Nababan, mengatakan para pedagang mengeluh karena pembeli daging babi saat ini sepi. Lonjakan harga tersebut membuat dia hanya membeli satu ekor babi dari Kota Medan.

Baca Juga: Kejari Belawan Musnahkan Ratusan Kaleng Daging Babi Olahan Ilegal

Sebelum harga daging babi naik, Renta membeli sebanyak 10 ekor babi setiap minggunya. Dia menjual kembali daging babi tersebut dengan harga Rp50 ribu per kilogram.

Setelah kenaikan harga daging babi tersebut, Renta akhirnya menjual dengan harga Rp130 ribu per kilogramnya. Harga tersebut melonjak tinggi lebih dari 100% dari harga normal, atau naik sekitar Rp80 ribu.

Baca Juga: Jelang Imlek, Pemprov DKI Pastikan Stok Daging Babi & Ikan Bandeng Cukup

"Kami berharap agar pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atau pemerintah pusat melihat masyarakat, terutama pedagang yang pembeli sangat sepi karena melonjaknya harga daging babi khususnya di Tapanuli Utara, Sumatera Utara," ujar Renta, Minggu (30/5/2021).

Dari data tahun 2019, banyak peternak yang mati akibat virus Corella di Kabupaten Tapanuli Utara. Jumlah ternak babi saat ini berkisar 67.354 ekor, memperlihatkan bahwa peternakan babi di Tapanuli Utara sangat minus.

Hal ini juga berdampak kepada jalannya Pesta Adat Batak dan konsumsi masyarakat di daerah tersebut menjadi terhambat dan terganggu.

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, mengatakan akan mengirimkan surat kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo supaya membuka pengiriman ternak babi dari Bali atau Minahasa ke Tapanuli Utara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini