Lamaran Kerja Ditolak? Coba Introspeksi Diri

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Selasa 01 Juni 2021 05:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 622 2417803 lamaran-kerja-ditolak-coba-introspeksi-diri-J6VzKzsqyZ.jpg Karyawan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Melamar pekerjaan bagi mayoritas job seeker atau pencari kerja merupakan sesuatu yang memusingkan, menyita banyak waktu dan energi karena banyak sekali hal yang harus dipersiapkan dan dipertimbangkan.

Bahkan, pengalaman mencari kerja bisa menjadi hal yang traumatis, apalagi jika pencari kerja mengalami kegagalan demi kegagalan, sehingga banyak yang mudah menyerah di tengah ketidakpastian tersebut.

Kendati demikian, lamaran kerja yang ditolak bukan akhir dari segalanya. Pekerja harus menanamkan pola pikir atau mindset baru, di mana ketika gagal dia bukan hanya meratapi kegagalan tersebut, namun berusaha memperbaiki diri agar lebih baik di kesempatan lamaran selanjutnya.

Baca Juga: Cemas Sebelum Interview Kerja? Lakukan Tips Berikut

Pelamar kerja harus melakukan introspeksi diri untuk mengetahui di mana letak kesalahan dia ketika melamar pekerjaan, baik itu ketika seleksi dokumen/berkas sampai sesi interview kerja.

Berikut cara-cara introspeksi diri bagi pelamar kerja yang lamarannya ditolak, dilansir Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Selasa (1/6/2021).

1. Surat lamaran tidak cukup meyakinkan

Lazimnya, tahap awal melamar pekerjaan adalah mengirimkan beberapa dokumen persyaratan seperti CV dan surat lamaran. Banyak pekerja yang gagal di tahap awal ini, sehingga dia harus introspeksi apakah berkasnya sudah meyakinkan atau belum.

Baca Juga: Jangan Minder IPK Kecil, Simak Tips Berikut agar Lolos Wawancara Kerja

2. Saat wawancara, pelamar justru berbagai banyak hal

Ketika sesi wawancara kerja, banyak kesalahan yang biasanya dilakukan pelamar. Salah satunya, dia terlalu banyak menceritakan banyak hal, seperti kelemahan perusahaan lama, rahasia keluarga, dan lain-lain.

3. Datang ke sesi wawancara tanpa persiapan yang matang

Para pelamar tentunya harus mempersiapkan diri secara matang, baik menyiapkan prediksi jawaban sampai dari sisi penampilan juga harus diperhatikan. Pelamar yang tidak menggunakan pakaian rapi dan sopan ketika wawancara kemungkinan besar akan dicoret.

4. Terlalu sibuk berbicara tentang diri sendiri saat wawancara kerja

Hal ini sangat tricky bagi beberapa orang, terutama yang belum memiliki pengalaman wawancara kerja sebelumnya. Selain itu, pelamar yang terlalu bersemangat dan ambisius juga biasanya memiliki kecenderungan untuk terlalu melebih-lebihkan diri sendiri ketika wawancara.

5. Performa kurang meyakinkan karena sudah tidak percaya diri dan takut gagal

Cemas atau nervous sangat wajar ketika melamar kerja, terutama ketika sesi wawancara. Namun sebaiknya, kecemasan tersebut tidak sampai memengaruhi

performa diri. Pelamar harus menguasai atau mengelola emosinya, dan yang terpenting harus percaya pada kemampuan diri sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini