Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vaksin Sinovac Diakui WHO, Erick Thohir Minta Arab Saudi Buka Diri soal Haji

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Rabu, 02 Juni 2021 |12:36 WIB
Vaksin Sinovac Diakui WHO, Erick Thohir Minta Arab Saudi Buka Diri soal Haji
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)
A
A
A

JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir meminta, agar pemerintah Arab Saudi membuka diri perihal syarat pelaksanaan ibadah haji dan umroh di Tanah Suci. Permintaan tersebut seiring dua jenis vaksin Covid-19 yang digunakan mendapat sertifikasi atau Emergency Use Authorization (EUA) dari World Health Organization (WHO).

Keduanya adalah vaksin Sinovac yang diproduksi oleh Sinovac Biotech Ltd dan Sinopharm yang diproduksi oleh Beijing Bio-Institute of Biological Products Co Ltd.

 "Terkait dengan ibadah haji, ada di domain ada di Kemenlu (Kementerian Luar Negeri). Tapi paling tidak, Sinovac dan Sinopharm masuk list WHO, paling tidak kita berharap pemerintah Arab saudi membuka diri. Karena vaksin yang di list WHO harus friendly," ujar Erick saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Rabu (2/6/2021).

Baca Juga: WHO Akui Vaksin Sinovac, Erick Thohir Bicara Peluang untuk Perjalanan Ibadah Haji

Mantan Bos Inter Milan itu menilai, dengan diberikannya sertifikasi oleh WHO kepada kedua produsen farmasi asal China itu, secara langsung mengindikasikan bahwa pengadaan vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan kedua perusahaan global itu langkah yang tepat.

Baca Juga: Jadi Menteri, Erick Thohir Curhat ke Deddy Corbuzier: Saya Dijauhi Teman karena Tak Akomodasi Kepentingan

"Kalau saya menyampaikan bahwa sekarang sudah masuk list. Bahwa pilihan vaksin impor yang kita lakukan bukan kaleng-kalengan, tapi vaksin beneran. Apakah yang dari AS nanti vaksin Merah Putih atau vaksin BUMN yang kalau dapat rekomendasi WHO kan sama standarnya," kata dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement