Garuda Indonesia Hadapi Kondisi Berat, Masih Bisa Bertahan?

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 03 Juni 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 320 2419457 garuda-indonesia-hadapi-kondisi-berat-masih-bisa-bertahan-jY31lCeDwW.jpg Bandara (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kementerian BUMN sedang mengkaji opsi penyelamatan maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia. Terkait hal itu, Komisi VI DPR RI memanggil Menteri BUMN untuk membahas opsi-opsi tersebut.

Pengamat BUMN Universitas Indonesia, Toto Pranoto menuturkan, sejak pandemi Covid-19 dari tahun 2020 hingga saat ini, kondisi global airlines memang sangat terpukul.

Adapun kondisi tersebut menyebabkan hampir semua maskapai flag carrier mendapat bantuan atau suntikkan dana dari pemerintah.

Baca Juga: Selamatkan Garuda Indonesia, Erick Thohir Ubah Bisnis Garuda Indonesia

“Tentu ini kan juga berlaku untuk case di Garuda Indonesia ya. Saya kira sejak tahun lalu, dalam program PEN yang sudah ditetapkan Garuda akan mendapatkan pinjaman modal sampai dengan Rp8,5 triliun ya,” tuturnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (3/6/2021).

Baca Juga: Keuangan Garuda Berdarah-darah, Komisaris Tolak Terima Gaji

Akan tetapi, kata Toto, proses tersebut terlihat tidak berjalan mulus. Diketahui, dari total sejumlah Rp8,5 triliun, pinjaman yang baru keluar misalnya baru hanya Rp1 triliun. Oleh karena itu, kondisi itu cukup memberatkan untuk Garuda Indonesia.

“Situasi mungkin akan cukup memberatkan bagi Garuda yang harus terus hidup. Di mana kemudian mereka juga memiliki beban-beban yang tinggi,” ujar dia.

Lanjutnya, adanya kondisi ini diperlukan solusi-solusi strategis untuk menyelamatkan maskapai penerbangan nasional tersebut. Salah satu yang dilakukan adalah semacam pinjaman modal kerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini