Buru Aset BLBI Rp110 Triliun, Sri Mulyani Andalkan BIN hingga Kejaksaan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 320 2420049 buru-aset-blbi-rp110-triliun-sri-mulyani-andalkan-bin-hingga-kejaksaan-7zQoW54JvA.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terus memburu aset BLBI sebesar Rp110,45 triliun baik dari dalam negeri maupun di luar negeri.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Satgas tersebut dibentuk untuk mengejar utang yang dipakai obligor maupun debitor.

Baca Juga: Sri Mulyani Bakal Tutup Rekening Obligor demi Tagih Utang BLBI

"Itu masalah perdata dan oke karena waktunya sudah sangat panjang yaitu lebih dari 20 tahun tentu kita tidak lagi mempertanyakan niat baik atau tidak tidak mau membayar atau tidak, oke tim Satgas ini kami harap menggunakan seluruh instrumen yang ada di negara ini," kata Sri Mulyani saat Konferensi Pers Pelantikan Satgas BLBI, Jumat (4/6/2021)

Lanjutnya, berbagai data internal maupun eksternal akan digunakan pemerintah untuk mengejar para obligor dan debitur BLBI. Pelacakan data nantinya akan dibantu oleh Badan Inteligen Negara (BIN) dan negara-negara terkait yang terdapat ada aset para piutang BLBI.

Baca Juga: Lantik Satgas BLBI, Mahfud MD: Pemerintah Akan Tagih Semuanya!

"Kita berharap tentu masa tugas 3 tahun bisa dilaksanakan dengan kerjasama yang erat," ujar

Dia menambahkan telah mencatat nama obligor maupun debitur yang mendapatkan kucuran bailout dari pemerintah. Apalagi, perusahaan yang meminjam ini ada kewajiban bisa diidentifikasi.

"Dengan kerja yang rapi dan bersama-sama, sekarang dengan Kejaksaan dengan Bareskrim, BIN, Kemenkumham, ATR kami berharap bisa secara rapi, menutup semua celah mengenai aset paling tidak yang ada di dalam negeri dulu itu juga cukup banyak dan signifikan," katanya.

Sebagai informasi, satgas BLBI tersebut sebagaimana mandat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI yang telah ditetapkan pada 6 April 2021 lalu dengan masa tugas hingga 31 Desember 2023.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini