Sri Mulyani Minta Masyarakat Pelototi Anggaran TKDD Rp800 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 320 2421890 sri-mulyani-minta-masyarakat-pelototi-anggaran-tkdd-rp800-triliun-nRXVXXotPc.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta masyarakat ikut mengawasi amggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) agar tepat sasaran. Saat ini, alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) telah meningkat secara signifikan dari Rp33,1 triliun di tahun 2000 menjadi Rp 795,5 triliun di tahun 2021.

"Jadi poin kita adalah belanja TKDD sebesar Rp 800 triliun, agar rakyat memahami untuk ikut mengawasi dan memberijan masukan gimana anggaran itu dibelanjakan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga: Berbaik Hati, Sri Mulyani Tambah Anggaran KKP Rp43 Miliar

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti mengatakan rata-rata belanja daerah pada April 2021 baru mencapai 12,7%. Sebagian besar anggaran daerah digunakan untuk belanja pegawai, baik melalui gaji maupun honor perjalanan dinas.

Baca Juga: Sri Mulyani Seruput Kopi Buatan Suami yang Lagi Trending

"Maka ini menjadi perhatian kita. Kita belum lihat di situ belanja modalnya apakah itu belanja modal yang produktif atau tidak produktif. Ini yang menjadi trigger kenapa kita ingin ada bedah data APBD dan itu dilakukan oleh stakeholder kita,"bebernya.

Dia juga menambahkan ada Tunjangan Hari Raya (THR) pada April 2021 kemarin proporsinya menjadi tinggi. Jika dilihat dari spending APBD yang sudah direalisasikan sebesar 12,7% itu, sekitar 58% untuk belanja pegawai. Sementara belanja modal masih sangat rendah yakni sekitar 5-6%.

"Dan juga akun-akun lainnya yang muaranya kepada belanja pegawai ini terus terang menjadi perhatian kita semua," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini