Jajal LRT Jabodebek, Jokowi: Keretanya Halus dan Nyaman

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 320 2422312 jajal-lrt-jabodebek-jokowi-keretanya-halus-dan-nyaman-b8qDEMJuwC.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal LRT Jabodebek dari Stasiun LRT Taman Mini Indonesia Indah dan Stasiun Harjamukti Cibubur.

Dia mengatakan bahwa kereta LRT 100% dibuat oleh anak bangsa yakni PT INKA.

“Tadi saya sudah mencoba LRT yg ini 100% dikerjakan oleh PT INKA yang nanti akan dioperasikan oleh PT KAI,” katanya, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi: LRT Jabodebek Operasional Juni 2022

Dia mengaku cukup nyaman saat menjajal kereta LRT buatan PT INKA tersebut. Bahkan Jokowi menyebut nyaris tak ada suaranya.

“Dan tadi kita mencoba keretanya halus, nyaman, kecepatannya juga baik, dapat dikatakan tanpa suara nyaman sekali,” ungkapnya.

Baca Juga: Beroperasi 2022, Menhub Pastikan Aspek Keselamatan LRT Jabodebek

Jokowi menyebut progres pembangunan LRT sudah mencapai 84,7%. Dia berharap pada bulan April tahun depan sudah bisa diujicobakan. Sehingga pada bulan Juni 2022 sudah bisa dioperasikan.

“Dan kita harapkan setelah ini selesai kita akan masuk kepada titik-titik yang lain,” pungkasnya. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan LRT Jabodebek dapat beroperasi pada 2022. Di mana saat ini pembangunannya sudah mencapai 84,6%.

“Harapannya LRT ini bisa dioperasikan tahun depan. Sebagian sarana dan prasarana sudah selesai. Kami ingin mempersiapkannya dengan waktu yang cukup, untuk melakukan uji dinamis. Aspek keselamatan sangatlah penting bagi angkutan massal di Indonesia,” ucap Budi Karya Sumadi.

Baca Juga: Proyek LRT Jabodebek Capai 84,7%, Ini yang Sudah Dibangun

Pembangunan LRT Jabodebek adalah bagian dari upaya pemerintah, menyelesaikan masalah lalu lintas wilayah perkotaan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.

“Tidak hanya itu, pembangunan LRT ini juga memberi kesempatan bagi anak bangsa untuk mempelajari teknologi angkutan massal kereta api,” ucap Menhub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini