Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hore! Diskon 100% PPnBM Mobil Diperpanjang hingga Agustus 2021

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Minggu, 13 Juni 2021 |10:15 WIB
Hore! Diskon 100% PPnBM Mobil Diperpanjang hingga Agustus 2021
Mobil (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah memperpanjang diskon 100% Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatkan, keputusan perpanjang diskon 100% PPnBM DTP sudah dibahas dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Keputusan tersebut pun sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami, bahwa PPnBM DTP dapat diperpanjang. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, diperlukan terobosan untuk tetap menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi," ujar Agus, Minggu (13/6/2021).

Baca Juga: Tanda Ekonomi Pulih, Diskon PPnBM 100% Bikin Orang RI 'Borong' Mobil 

Menurut Agus, kebijakan itu bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri yang dinilai berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Perpanjangan pemberian insentif PPnBM DTP diusulkan oleh Menperin dan disetujui oleh Sri Mulyani dalam rapat PEN yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat kemarin.

Kementerian Perindustrian mencatat potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsungnya sebanyak 38.000 orang. Selain itu, lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

“Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir,” kata dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement