Tanda Ekonomi Pulih, Diskon PPnBM 100% Bikin Orang RI 'Borong' Mobil

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 01 Juni 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 320 2418459 tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil-MDbBYKcng7.jpg Mobil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tanda pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 kian nyata. Meski pada kuartal I-2021 ekonomi masih minus 0,74% namun angkanya lebih kecil dibandingkan kuartal IV-2020. Salah satu indikator pemulihan ekonomi adalah banyaknya masyarakat yang membeli mobil.

Terlebih lagi, pemerintah mengeluarkan kebijakan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100% sejak Maret hingga Mei 2021. Diskon PPnBM 100% membuat PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencatat terjadi peningkatan untuk pembiayaan mobil baru hingga 50% pada periode Maret-April 2021.

Diskon PPnBM untuk mobil baru diberikan pemerintah dalam tiga periode. Untuk potongan 100% dimulai sejak Maret sampai Mei 2021.

Baca Juga: Maaf! Mulai Hari Ini Beli Mobil Harganya Naik, Diskon PPnBM Cuma 50% 

Kemudian di periode kedua, yakni Juni sampai Agustus diberikan diskon PPnBM 50%. Lalu pada periode ketiga mulai September hingga Desember 2021 diskon PPnBM hanya 25%.

"Secara market memang PPnBM luar biasa. Pembiayaan di April naik 50% untuk mobil baru. Jadi dampak PPnBM ini cukup memberikan gairah pada market," kata Direktur Portofolio Adira Finance Harry Latif saat berdiskusi belum lama ini di Jakarta.

Tercatat total pembiayaan Adira hingga April 2021 mencapai Rp7,8 triliun. Rinciannya, mobil baru berkontribusi 23%, motor baru 37%, mobil bekas 14% dan motor bekas 8%. Khusus sektor non-otomotif, kontribusi dari dana multiguna sebesar 17% dan durables 1%.

Baca Juga: Tanda-Tanda Ekonomi Indonesia Pulih dan Siap Bangkit 

Di sisi lain, pihaknya masih mencermati mengenai kebijakan insentif PPnBM 50% bulan Juni apakah akan mempengaruhi penjualan atau tidak.

Sementara itu, dampak diskon PPnBM ke pasar mobil bekas nyatanya tidak berpengaruh. Pada periode yang sama, pembiayaan mobil bekas justru naik 15%.

"Tadi saya pikir harga mobil bekas akan turun, tapi ternyata enggak begitu. Harga mobil bekas stabil. Memang kenaikannya tidak setinggi mobil baru. Mobil bekas selama periode Maret-April 2021, naiknya yaitu sekitar 15%," katanya.

Menurutnya, ada dua faktor masyarakat Indonesia kini membeli mobil. Pertama karena memanfaatkan diskon PPnBM 100% dan faktor kedua karena momentum Lebaran, sehingga daya beli masyarakat naik.

"Indikator baik untuk ekonomi," katanya.

Dengan adanya pemulihan ekonomi, kini 85% pelanggan Adira sudah lancar membayar angsuran. Sisanya masih tersendat. Kredit macet atau Non Perfoming Loan (NPL) dijaga di bawah 3%.

Saat ini, Adira Finance memiliki pelanggan aktif lebih dari 2,3 juta dengan 57% di antaranya berada di usia produktif, yakni 25-45 tahun. Sebanyak 23% dari konsumen ini berasal dari Jabodetabek dan 76% membeli produk pembiayaan otomotif. Sementara 24% membeli produk pembiayaan non-otomotif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini