Uang Saku Direksi Pertamina Dihapus, Ahok: Tidak Pernah Diakui

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 320 2426584 uang-saku-direksi-pertamina-dihapus-ahok-tidak-pernah-diakui-Mbh7OivZHR.jpg Komisaris Utama Pertamina Ahok Bicara soal Uang Saku Direksi-Komisaris Pertamina. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direksi PT Pertamina (Persero) tidak mengakui menerima fasilitas uang representatif selama menjabat. Keengganan pengakuan menyusul adanya kebijakan penghapusan uang saku bagi manajemen Pertamina.

Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut, sebelum adanya kesepakatan antara pemegang saham dan manajemen untuk meniadakan penerimaan uang representatif, dewan direksi tidak mengakui adanya penerimaan fasilitas tersebut.

Baca Juga: Persiapan Pertamina Alih Kelola Blok Rokan

"Tidak pernah diakui oleh direksi ada uang representatif," ujar Ahok saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (17/6/2021).

Peniadaan uang representatif disetujui dewan direksi dan Kementerian BUMN saat pelaksanaan RUPS. Usai persetujuan, Direktur Keuangan Pertamina pun segera melaksanakan kebijakan baru tersebut.

Baca Juga: Pertamina Dihapus, Kartu Kredit Direksi-Komisaris BUMN Lain Masih Diberikan

"Iya, direksi sudah setuju dan akan dijalankan Direktur Keuangan Pertamina," kata dia.

Selain penghapusan fasilitas uang saku, manajemen perseroan juga menyepakati peniadaan pemberian kartu kredit untuk dewan direksi, komisaris, senior vice president, hingga pejabat level manajer perusahaan.

Kesepakatan juga terkait dengan laporan pengeluaran untuk akomodasi pejabat perusahaan. Misalnya, biaya sewa hotel, tiket pesawat, jamuan tamu, hingga akomodasi lain harus menggunakan nama perusahaan, bila hal itu dipesan oleh petinggi Pertamina untuk kepentingan perusahaan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini