Mau Investasi Uang Kripto? Ini Tips dari Mendag

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 320 2426776 mau-investasi-uang-kripto-ini-tips-dari-mendag-jZXNCLEXSN.jpg Menteri Perdagangan M Lutfi. (Foto: Okezone.com/Kemendag)

JAKARTA - Pemerintah menilai investasi aset digital atau mata uang kripto penting dilakukan. Ada empat fitur yang ditawarkan cryptocurrency.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, empat fitur yang dimiliki cryptocurrency. Keempatnya untuk transaksi, mining (tambang), investasi, dan perdagangan.

"Aset kripto juga mempunyai empat fitur yang sangat penting yaitu untuk transaksi, mining-nya, investasinya, dan juga kepada perdagangannya, jadi ini konsep utamanya," ujar Lutfi, Kamis (17/6/2021).

Baca Juga: Tegas! BI Larang Lembaga Keuangan Pakai Uang Kripto

Menurutnya, setiap orang yang bertransaksi melalui aset crypto akan mengetahui dinamika aset yang diperdagangkan hingga risiko yang akan terjadi. Asumsi ini didasarkan pada dinamika nilai kripto yang terjadi di Jepang.

"Ketika terjadinya naik turun aset kripto secara value di Jepang, orang Jepang itu tidak terganggu sama sekali," tuturnya.

Dia mengingatkan, masyarakat yang berinvestasi di pasar digital itu harus memahami mekanisme transaksinya. Untuk memperkuat keamanan, pemerintah terus menggodok regulasi transaksi kripto di Indonesia.

Baca Juga: Perdagangan Kripto Potensial Jadi Pendapatan Negara, Ini Syaratnya

"Kemendag yang diamanatkan harus mengatur ini dengan baik. Saya juga sudah berjanji menggunakan policy sandbox di mana kita jalan dulu, saat bersamaan kita perbaiki peraturannya, menjamin safety, kerahasiaan, menjamin daripada transaksi itu," kata dia.

Hingga di semester I-2021 nilai aset crypto di Indonesia mencapai Rp470 triliun. Jumlah itu naik lima kali lipat dibandingkan pada tahun 2020 yang tercatat berada di angka Rp65 triliun.

Lutfi menyebut, kenaikan investor di bisnis komoditi digital aset itu disebabkan adanya tuntutan digitalisasi ekonomi. Di Tanah Air, jumlah investor sejak 2020 tercatat ada 4 juta orang.

Namun, naik 50% atau menjadi 6,5 juta orang hingga Mei 2021. Pertumbuhan secara signifikan itu menyebabkan nilai investasi digital di Indonesia berada di angka Rp470 triliun.

"Tentunya, aset kripto ini menjadi sangat penting. Karena aset crypto ini akan menjadi buah bagian dari hilirisasi ekonomi digital, terutama 5G, digitalisasi, ini menjadi bagian penting dari ekonomi digital. Karena itu, kita melihat bagaimana pertumbuhan ekonomi kripto ini sangat tinggi," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini