Tenang Investor, Ini Pilihan Saham saat IHSG Anjlok

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 278 2428390 tenang-investor-ini-pilihan-saham-saat-ihsg-anjlok-35nitrphJ3.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan pagi ini. Tekanan IHSG seiring dengan peningkatan angka positif Covid-19.

Pada sesi I perdagangan hari ini. IHSG melemah 43 poin atau 0,7% ke 5.963. Indeks LQ45 turun 0,83% ke 855,96, indeks JII turun 0,83% ke 546,99, indeks IDX30 turun 0,79% ke 457,32, dan indeks MNC36 turun 0,72% ke 287,01.

Baca Juga: IHSG Masih Melemah, Sesi I Turun ke 5.963

Di tengah penurunan IHSG khususnya pada pekan ini, Analis Panin Sekuritas, William Hartanto menyarankan kepada investor untuk membeli saham-saham di sektor telekomunikasi.

William beralasan, saham sektor telekomunikasi diperkirakan akan kembali bergairah seiring dengan adanya peningkatan penerapan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Baca Juga: Anjlok Hampir 2%, IHSG Melemah Tak Akan Separah 2020

"Pekan ini saya merekomendasikan sektor telekomunikasi, mengingat jumlah penerapan WFH akan meningkat sehingga memungkinkan kenaikan trafik data dan permintaan terhadap gadget," ujar William kepada MNC Portal Indonesia, Senin (21/6/2021).

Adapun saham-saham yang direkomendasikan diantaranya saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).

William juga menyebut, sentimen negatif yang mempengaruhi pelemahan IHSG disebabkan peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air. Tidak hanya itu, menurutnya pelemahan nilai tukar rupiah juga turut mempengaruhi penurunan IHSG.

"(Peningkatan kasus Covid-19) sentimen negatif, memang bisa menekan IHSG namun menurut saya tidak akan separah tahun lalu. Pelemahan rupiah juga menjadi sentimen negatif tambahan," ucapnya.

Dia juga memperkirakan adanya peluang penurunan IHSG lebih dalam jika pemerintah kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bisa (kembali menurun akibat PSBB), estimasi target berikutnya pada 5.740," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini